Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Helikopter PK-CFX Tak Dilengkapi Black Box, KNKT Akan Kirim Data Recorder Mesin ke Perancis
  • Lokal
  • News

Helikopter PK-CFX Tak Dilengkapi Black Box, KNKT Akan Kirim Data Recorder Mesin ke Perancis

Editor PI 18/04/2026
IMG_1938

PONTIANAK INFORMASI – Helikopter PK-CFX yang jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, diketahui tidak dilengkapi black box seperti pada pesawat komersial pada umumnya.

Hal ini disampaikan oleh investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Dian Saputra saat konferensi pers di Kantor SAR Pontianak, Jalan Adisucipto, Kubu Raya, Kalbar, Jumat (17/4/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak operator serta otoritas penerbangan sipil Prancis (DGAC), helikopter tipe EC130 T2 memang tidak memiliki perangkat perekam data penerbangan (Flight Data Recorder/FDR) maupun perekam suara kokpit (Cockpit Voice Recorder/CVR).

“Untuk tipe helikopter EC130 T2 ini, dari informasi yang kami dapat dari pihak operator dan juga DGAC Prancis, tidak memiliki black box sebagaimana yang kita kenal di pesawat-pesawat besar,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengatakan pihaknya tetap berupaya mengumpulkan data penting melalui perangkat lain yang tersedia, salah satunya Engine Data Recorder yang merekam performa mesin. Data tersebut nantinya akan dianalisis untuk mengetahui kondisi teknis sebelum kecelakaan terjadi, seperti tekanan oli dan putaran mesin.

Selain itu, tim investigasi juga akan mencari sumber data lain, termasuk kemungkinan adanya kamera di dalam helikopter yang masih dapat dipulihkan untuk kebutuhan investigasi.

Dian menegaskan bahwa investigasi KNKT berfokus pada aspek keselamatan (safety investigation), dengan tujuan utama menemukan pelajaran dari peristiwa tersebut serta merumuskan rekomendasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dalam prosesnya, KNKT melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BMKG, AirNav, hingga pihak bandara, guna mengumpulkan data pendukung seperti kondisi cuaca dan informasi penerbangan.

Untuk analisis lebih lanjut, data dari perekam yang tersedia akan dikirim ke pihak manufaktur di Prancis dan dikerjakan bersama otoritas setempat.

KNKT menargetkan laporan awal (preliminary report) akan dirilis dalam waktu 30 hari sejak kejadian. Laporan tersebut akan memuat data faktual seperti kondisi cuaca dan performa mesin.

Sementara itu, laporan akhir (final report) yang memuat penyebab serta faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan, ditargetkan terbit dalam kurun waktu maksimal 12 bulan, lengkap dengan rekomendasi keselamatan jika diperlukan.

“Semua pihak diminta menunggu hasil resmi agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran,” tutupnya.

Tags: Black Box Pesawat Helikopter Jatuh Helikopter PK-CFX Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau

Continue Reading

Previous: Tragedi Heli PK-CFX Jatuh di Sekadau, DPRD Kalbar Minta Penyebab Diusut Tuntas
Next: Pelaku Penipuan COD HP di Pontianak Utara Akhirnya Ditangkap

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.