(Foto : FC UTRECHT INSTAGRAM)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – SK Brann berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas FC Utrecht dalam pertandingan Liga Europa 2025/2026 yang digelar di Stadion Brann, Bergen, Norwegia, Kamis (2/10/2025). Kemenangan ini membuat perjuangan Utrecht semakin sulit karena belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.
Pelatih Utrecht, Ron Jans, melakukan rotasi dengan menurunkan David Min sebagai ujung tombak menggantikan Sebastien Haller yang diparkir untuk persiapan laga Eredivisie melawan Feyenoord. Meski Min mendapat peluang emas di awal babak, tembakannya melenceng dari sasaran sehingga gagal membuka keunggulan.
Utrecht bermain cukup solid dalam bertahan, namun mereka terlihat rapuh di momen-momen krusial. Menjelang jeda pertandingan, Brann memanfaatkan serangan cepat yang dimotori Felix Myhre. Myhre yang lolos dari pengawalan mengirimkan umpan silang yang langsung disambut oleh Saevar Atli Magnusson. Bola yang sempat mengenai Nick Viergever akhirnya masuk ke gawang Utrecht, mengubah skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
Setelah turun minum, Utrecht berusaha mengendalikan permainan dan mencoba menyamakan kedudukan. Souffian El Karouani hampir mencetak gol dengan sepakan jarak jauh, namun kiper Brann, Mathias Dyngeland, tampil gemilang menepis bola tersebut.
Untuk meningkatkan serangan, Ron Jans memasukkan pemain muda Miliano Jonathans serta Can Bozdogan dan Sebastien Haller. Jonathans, yang baru berusia 21 tahun, melakoni debutnya di kancah Eropa pada menit ke-73 menggantikan Miguel Rodriguez. Meskipun hanya bermain 17 menit, penampilannya menjadi momen penting dalam karier seniornya.
Sayangnya, upaya Utrecht untuk membalikkan keadaan tidak membuahkan hasil. Pertahanan Brann yang disiplin berhasil menahan serangan-serangan Utrecht hingga peluit akhir berbunyi. Kekalahan 0-1 ini menambah tekanan pada Utrecht yang berjuang keluar dari tren negatifnya di Liga Europa.
Dengan hasil ini, SK Brann menjaga asa mereka di kompetisi dan menambah motivasi tinggi saat tampil di kandang sendiri, sementara Utrecht harus segera bangkit demi peluang lolos dari fase grup Liga Europa musim ini.
