Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • DPR Pertanyakan Keaslian Sumber Air Aqua, Minta Klarifikasi Langsung Produsen
  • Nasional

DPR Pertanyakan Keaslian Sumber Air Aqua, Minta Klarifikasi Langsung Produsen

Tyo 12/11/2025
DPR Pertanyakan Keaslian Sumber Air Aqua, Minta Klarifikasi Langsung Produsen

Foto: YouTube/TVR Parlemen

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat pada Senin (10/11/2025) untuk mempertanyakan asal usul sumber air yang digunakan oleh produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua. DPR memanggil PT Tirta Investama, perusahaan produsen Aqua, bersama tujuh produsen AMDK lainnya untuk memberikan klarifikasi terkait isu sumber air yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyatakan bahwa pemanggilan ini dilakukan guna pengawasan atas polemik yang mencuat, yaitu dugaan ketidaksesuaian bahan baku air dengan klaim yang selama ini dipromosikan sebagai air pegunungan. “Kami ingin mendengar klarifikasi langsung dari para perusahaan produsen AMDK di Indonesia. Kita mau tahu juga nih sumber air yang sebenarnya dari mana sih yang dipergunakan, apakah aturan-aturan itu sudah dimiliki atau tidak,” kata Evita, dilansir dari CNN Indonesia.

Dalam rapat tersebut, PT Tirta Investama menjelaskan bahwa pengeboran dilakukan sebagai tahapan produksi untuk mengambil air dari sumber tanah dalam atau akuifer, yang terlindungi secara alami oleh lapisan batuan dari kontaminasi. Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, mengatakan, “Kalau ada persepsi ataupun pendapat bahwa air Aqua adalah air dibor, izin kami menyampaikan pengeboran itu adalah cara yang harus dilakukan untuk bisa mendapatkan air dari sumber tanah dalam atau kita menyebutnya akuifer yang tertekan atau akuifer yang terlindungi”.

Lebih lanjut Vera menegaskan bahwa sumber air Aqua tetap berasal dari pegunungan sesuai dengan studi hidrogeologi yang mereka lakukan bersama Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjajaran. Kedalaman pengeboran disesuaikan dengan izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

DPR juga mendesak seluruh produsen AMDK untuk menyampaikan data tertulis lengkap terkait izin usaha, sumber bahan baku air, kapasitas produksi, lokasi pabrik, jumlah pegawai, serta sertifikat yang dimiliki demi peningkatan transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Evita menegaskan, “Mengomunikasikan kepada publik mengenai sumber air produk AMDK yang diproduksi secara jujur, transparan, dan akuntabel, Sepakat buat Industri? Sepakat ya?”.

Isu ini muncul setelah adanya kekhawatiran bahwa beberapa produsen, termasuk Aqua, menggunakan air dari sumur bor, bukan dari mata air pegunungan seperti klaim mereka. Komisi VII DPR memanggil total delapan perusahaan AMDK untuk menindaklanjuti isu ini dan memastikan standardisasi penggunaan bahan baku air minum dalam kemasan sesuai regulasi yang berlaku.

Rapat ini sekaligus mendengarkan kebijakan standarisasi bahan baku AMDK yang disampaikan oleh Kementerian Perindustrian guna menjaga mutu dan kepercayaan konsumen terhadap produk air minum kemasan di pasar nasional.

Tags: Air Bor Air Pegunungan AQUA DPR RI

Continue Reading

Previous: Marak Balap Liar di Pontianak, Polisi Imbau Bengkel Tak Jual Knalpot Brong
Next: Arif Satria Resmi Dilantik Presiden Prabowo Sebagai Kepala BRIN, Berkomitmen Perkuat Riset Nasional

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.