Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Sumatra Dilanda Banjir Dahsyat, Ribuan Warga Mengungsi dan Jalur Komunikasi Terputus
  • Nasional

Sumatra Dilanda Banjir Dahsyat, Ribuan Warga Mengungsi dan Jalur Komunikasi Terputus

Tyo 28/11/2025
Sumatra Dilanda Banjir Dahsyat, Ribuan Warga Mengungsi dan Jalur Komunikasi Terputus

Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau, pada akhir November 2025. Hujan ekstrem yang berlangsung selama lebih dari dua hari menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor, menghancurkan jembatan, merendam ratusan rumah, dan memaksa ribuan warga mengungsi. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.851 orang dari empat kabupaten di Sumatera Utara terpaksa mengungsi akibat bencana ini, yang disebut sebagai kejadian alam paling parah dalam beberapa dekade terakhir.​

Jaringan telekomunikasi dan listrik di sejumlah wilayah terdampak sempat terputus, membuat komunikasi dengan warga yang terisolir menjadi sangat sulit. Di Tapanuli Tengah, seorang kerabat warga yang mengungsi ke hutan mengungkapkan kekhawatirannya. “Bupati, tolong kami sini. Kami terjebak, tidak ada jalan keluar,” demikian seruan yang diterima dari pengungsi hutan Hutanon. Kondisi ini diperparah dengan minimnya akses bantuan dan evakuasi yang terhambat oleh cuaca ekstrem.​

Korban jiwa terus bertambah, dengan jumlah korban yang telah terkonfirmasi mencapai puluhan orang, terutama di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga. “Sibolga belum pernah mengalami bencana seperti ini sejak empat dekade lalu,” ujar Tanti, warga Sibolga, dilansir dari BBC News Indonesia. Ia menambahkan bahwa banjir kali ini datang dari arah gunung, bukan hanya dari pantai, yang membuat kejadian ini sangat mengejutkan.​

Penyebab banjir besar ini menurut BNPB adalah adanya dua siklon tropis, Siklon Tropis OTO dan Siklon 95B, yang terbentuk di Laut Andaman dan Selat Malaka. “Kedua sistem cuaca ini memicu curah hujan dan angin kencang di bagian utara Sumatera,” jelas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data Informasi Komunikasi BNPB. Namun, beberapa organisasi lingkungan seperti Walhi Sumatera Utara menyebut bahwa kerusakan hutan akibat penebangan liar dan aktivitas pertambangan emas PT Agincourt Resources turut memperparah dampak banjir. “Deforestasi di hulu Batang Toru sangat tinggi, kami menduga ini penyebab utama banjir saat ini,” kata Rianda, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara.​

Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Warga yang mengungsi ke hutan tidak membawa apapun, termasuk bantuan yang baru saja diterima dari pemerintah daerah. “Mereka naik bukit menyelamatkan diri, sehingga mereka bisa sampai di gunung itu,” tutur Rose Zebua, kerabat warga yang mengungsi. Sementara itu, jembatan penghubung di Gunung Nago, Padang, terputus dan terseret arus banjir, memperparah isolasi warga yang terdampak.​​

Evakuasi dan distribusi bantuan terus dilakukan meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan akses yang terbatas. BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap cuaca ekstrem dan dampak lanjutannya. “Hujan akan terus turun, potensi banjir dan longsor masih tinggi,” lanjut Abdul Muhari. Masyarakat diimbau untuk menjauhi area rawan longsor dan memantau informasi resmi dari BNPB dan BMKG.​

Bencana ini menjadi pengingat betapa rapuhnya mitigasi bencana di Sumatra, terlebih ketika dipadukan dengan faktor lingkungan dan cuaca ekstrem. Kepedulian dan respons cepat dari pemerintah serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu warga yang terdampak dan memulihkan kondisi di wilayah yang terkena banjir.

Tags: Banjir Banjir di Sumatra Bencana Alam Pray for Sumatra

Continue Reading

Previous: Drama Tumbler Tuku Hilang di KRL, Viral dan Berujung Pemecatan
Next: Wanita Thailand Mengejutkan Staf Kuil Saat Akan Dikremasi, Ternyata Masih Hidup

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif 12/05/2026
  • Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal 12/05/2026
  • Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan 12/05/2026
  • Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif 12/05/2026
  • Kemenekraf RI Dorong Mahasiswa UNTAN Asah Kreativitas untuk Hadapi Dunia Kerja 12/05/2026
  • Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Speaker Dewan Juri Disebut Bermasalah 12/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif

Editor PI 12/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.