Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Drama Tumbler Tuku Hilang di KRL, Viral dan Berujung Pemecatan
  • Nasional

Drama Tumbler Tuku Hilang di KRL, Viral dan Berujung Pemecatan

Tyo 28/11/2025
Drama Tumbler Tuku Hilang di KRL, Viral dan Berujung Pemecatan

Foto: Threads/anitadewl

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Kasus hilangnya tumbler Tuku milik seorang penumpang KRL Commuter Line memicu gelombang diskusi di media sosial pada akhir November 2025. Insiden tersebut bermula ketika Anita Dewi, seorang penumpang, mengaku lupa membawa coolerbag berisi tumbler Tuku miliknya saat turun di Stasiun Rawa Buntu, rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Ia baru menyadari barangnya hilang keesokan harinya saat mengambil tas di stasiun tujuan akhir, namun tumbler tersebut sudah tidak ada di dalamnya.​

Anita langsung mengunggah curhatannya di Threads, platform media sosial, dengan menuliskan, “TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline,” yang menunjukkan kekecewaan terhadap petugas KAI karena dianggap tidak bertanggung jawab atas kehilangan barangnya. Unggahan ini kemudian viral dan menarik perhatian banyak warganet, bahkan menimbulkan spekulasi bahwa petugas KAI yang bersangkutan dipecat karena insiden tersebut.​

Namun, pihak PT KAI Commuter Indonesia menegaskan bahwa tidak ada pegawai yang dipecat akibat kasus ini. Dalam klarifikasi resmi, KAI menjelaskan bahwa proses pencarian barang tertinggal mengikuti prosedur yang berlaku, dan petugas telah menawarkan jalan tengah dengan mengganti tumbler yang hilang. “Argi, pegawai KRL yang bertugas, telah melakukan pembayaran di Shopee untuk membeli tumbler yang sama,” ujar sumber media, merujuk pada bukti tangkapan layar pesan yang viral di medsos.​

Meski demikian, permintaan penggantian ditolak oleh Anita dan suaminya. Mereka menuntut agar persoalan kehilangan tersebut diselesaikan secara lebih serius. Proses penyelesaian sempat melibatkan mediasi antara pihak KAI, Anita, dan suami, namun pada akhirnya, Anita justru mengalami nasib yang tidak terduga.​

Dalam perkembangan terbaru, manajemen perusahaan tempat Anita bekerja sebagai pialang mengumumkan bahwa Anita telah dipecat. “Dengan ini kami ingin menginformasikan bahwa per tanggal 27 November 2025 yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di perusahaan kami,” tulis manajemen Daidan dalam pernyataan resmi, dilansir dari CNN Indonesia. Pemecatan ini diklaim sebagai hasil dari proses investigasi internal terkait kejadian tersebut.​

Kasus tumbler Tuku yang hilang di KRL menjadi sorotan publik karena menunjukkan betapa kecilnya insiden bisa berdampak besar, baik bagi penumpang maupun petugas. Viralnya peristiwa ini juga memicu diskusi tentang prosedur penanganan barang tertinggal di transportasi umum dan tanggung jawab masing-masing pihak.​

Insiden ini mengingatkan pentingnya kehati-hatian penumpang dalam menjaga barang bawaan, serta transparansi dalam penyelesaian masalah antara operator transportasi dan masyarakat. Sebagai media, kita harus tetap menyajikan fakta secara utuh, tidak terpancing oleh emosi viral, agar setiap pihak bisa belajar dari peristiwa ini.​

Tags: Karyawan KAI KRL Tumblr TUKU Tumblr Tuku Hilang

Continue Reading

Previous: JAECOO J5 EV Resmi Diluncurkan di Pontianak, The Real SUV Kini Hadir Lebih Dekat untuk Masyarakat Kalimantan Barat
Next: Sumatra Dilanda Banjir Dahsyat, Ribuan Warga Mengungsi dan Jalur Komunikasi Terputus

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Selesai Jualan Ditinggalkan di Trotoar, Satpol PP Pontianak Tertibkan Gerobak PKL Nakal 29/04/2026
  • Tingkatkan SDM Kalbar, Norsan Dukung Kerja Sama Pendidikan dengan Malaysia 29/04/2026
  • KB Bank Dorong Literasi Keuangan dan Dukung Fasilitas Pendidikan di STMIK Pontianak 29/04/2026
  • Sekda Amirullah: Blokir NIK Ortu yang Tak Nafkahi Anak di Pontianak Masih Wacana 28/04/2026
  • YNCI Regional Kalbar Gelar Touring Lintas 3 Negara Tempuh 3.400km 28/04/2026
  • Mendiktisaintek Tinjau UTBK-SNBT di Untan, Pastikan Minim Kecurangan 28/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_3203
  • Lokal
  • News

Selesai Jualan Ditinggalkan di Trotoar, Satpol PP Pontianak Tertibkan Gerobak PKL Nakal

Editor PI 29/04/2026
06279675-d928-491a-9c5c-31842c024ba4
  • Lokal
  • News

Tingkatkan SDM Kalbar, Norsan Dukung Kerja Sama Pendidikan dengan Malaysia

Editor PI 29/04/2026
1aa113f4-ca63-4df6-b66e-dd8c01c0a4aa
  • Lokal
  • News

KB Bank Dorong Literasi Keuangan dan Dukung Fasilitas Pendidikan di STMIK Pontianak

Editor PI 29/04/2026
5fbca614-1613-4f50-9e6e-89d436632748
  • Lokal
  • News

Sekda Amirullah: Blokir NIK Ortu yang Tak Nafkahi Anak di Pontianak Masih Wacana

Editor PI 28/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.