Sumber : Pemkab Kubu Raya
PONTIANAKINFORMASI.CO, Lokal – Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan klarifikasi mengenai kesalahan pemahaman di kalangan masyarakat berkaitan dengan tanggung jawab penanganan pembangunan serta perbaikan di jalur Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang. Menurutnya, jalur dari Jembatan Ambawang sampai Tugu Alianyang memiliki status sebagai jalan provinsi, sehingga tanggung jawab penanganan dan pemeliharaannya sepenuhnya menjadi urusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Sujiwo, berbagai keluhan yang masuk melalui situs pengaduan https://halobupwabup.com/ serta platform media sosial sering kali disertai dengan pemahaman yang tidak tepat mengenai pembagian wewenang pengelolaan jalan.
“Saya melihat di website Halo Bupati atau di media sosial itu sering salah paham,” ujar Sujiwo setelah mengikuti acara preservasi Jalan Arteri Supadio di Kecamatan Sungai Raya dalam peringatan Hari Bakti PU ke-80 pada Kamis (27/11/2025).
Mengingat hal tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi, sambung Sujiwo, pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan untuk campur tangan secara langsung dalam proses pembenahan atau peningkatan mutu jalan itu. Kondisi yang sama berlaku untuk jalur Trans Kalimantan dari Tugu Alianyang ke arah Kabupaten Sanggau, yang menjadi tanggung jawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.
“Melalui pelurusan informasi ini, kami berharap masyarakat memahami pembagian kewenangan pembangunan, pemeliharaan, maupun perbaikan jalan,” ucapnya.
Sujiwo juga mendorong seluruh pihak termasuk warga untuk turut menjaga mutu infrastruktur jalan yang tersedia. Salah satu caranya adalah dengan memastikan saluran drainase tetap lancar dan tidak tersumbat, karena penyumbatan dapat memicu banjir.
“Kita juga harus bisa memahami itu,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa jalan beraspal tidak akan awet jika terus menerus tergenang air. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk bersama-sama memelihara kondisi jalan. Sujiwo mengakui telah mendapat berbagai saran dan akan menyampaikannya kepada Gubernur Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya mengoptimalkan kembali fungsi drainase sebagai upaya pencegahan.
“Dari jembatan sampai Tugu Alianyang, itu adalah jalan provinsi. Tadi pagi saya sudah banyak masukan dan akan saya sampaikan ke Pak Gubernur,” katanya.
“Pemeliharaan jalan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.
