Sumber : PIFA/Iyan
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, Lokal – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kalimantan Barat. Alifia Nazwa Safira, siswi kelas XII SMAN 3 Pontianak, berhasil terpilih mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kalimantan Barat Parlemen Remaja DPR-RI 2025. Program Parlemen Remaja merupakan kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Biro Protokol dan Humas Sekretariat Jenderal DPR RI sejak tahun 2008. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Generasi Pembaru Energi untuk Indonesia Bebas Emisi” dan diikuti oleh ribuan pelajar SMA, SMK, serta MA sederajat dari seluruh Indonesia.
Dari Kalimantan Barat sendiri, terdapat empat siswa yang berhasil lolos seleksi nasional, yakni dari SMAN 3 Pontianak, SMA Santu Petrus Pontianak, MAN 1 Sintang, dan SMAN 1 Kalis Kapuas Hulu.
Alifia, yang akrab disapa Ewa, berhasil menyisihkan lebih dari 8.000 peserta dari seluruh Indonesia. Ia terpilih berkat esainya yang berjudul “Energi Muda: Ramuan Hijau untuk Nyala Masa Depan”, yang mengangkat isu lingkungan dari pengalamannya sehari-hari.
“Proses seleksinya dimulai pada bulan Juli. Saya menulis esai berdasarkan realitas di sekitar rumah saya, di mana udara mulai terasa pekat akibat berkurangnya ruang hijau,” jelas Alifia.
Siswi berusia 17 tahun ini juga aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan. Ia merupakan Runner Up sekaligus Juara Favorit Duta Lingkungan Hidup Kubu Raya 2025, serta aktif mengkampanyekan isu keberlanjutan di kalangan pelajar.
Lebih lanjut, Alifia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya di Parlemen Remaja menjadi kesempatan untuk menyuarakan gagasan konkret mengenai energi terbarukan di dunia pendidikan.
“Agenda Parlemen Remaja tahun ini membahas tentang energi baru dan terbarukan. Saya ingin mengusulkan agar ada kejelasan mengenai alokasi anggaran, supaya sekolah-sekolah bisa berpartisipasi dalam pelestarian dan pengembangan energi ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dalam implementasi inovasi di sekolah.
“Di sekolah saya pernah ada rencana pemasangan panel surya, tetapi belum bisa terlaksana karena keterbatasan anggaran. Saya berharap nantinya rancangan undang-undang terkait energi baru dan terbarukan bisa disahkan agar lebih banyak pihak yang turut merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Kegiatan Parlemen Remaja DPR RI 2025 akan digelar pada 3–7 November 2025 di Jakarta. Selama hampir sepekan, para delegasi akan mengikuti berbagai agenda edukatif, mulai dari seminar tematik, simulasi kunjungan kerja komisi, hingga simulasi persidangan DPR RI dengan topik Rancangan Undang-Undang tentang Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET).
Kepesertaan Alifia Nazwa Safira menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 3 Pontianak dan masyarakat Kalimantan Barat. Semangatnya mencerminkan komitmen generasi muda daerah ini dalam berpikir kritis, berinovasi, serta peduli terhadap isu-isu lingkungan dan kebangsaan.
“Saya ingin membawa semangat anak muda Kalimantan Barat untuk berperan aktif dalam perubahan menuju Indonesia yang lebih hijau,” tutup Alifia dengan penuh optimisme.
Selamat berjuang Alifia Nazwa Safira serta rekan Delegasi Kalbar semoga terus menebar manfaat dan inspirasi di Parlemen Remaja 2025!
