Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Bantuan Korban Banjir Dilempar dari Helikopter, Warga Kecewa Bantuan Rusak dan Tersebar di Tanah
  • Nasional

Bantuan Korban Banjir Dilempar dari Helikopter, Warga Kecewa Bantuan Rusak dan Tersebar di Tanah

Tyo 03/12/2025
Bantuan Korban Banjir Dilempar dari Helikopter, Warga Kecewa Bantuan Rusak dan Tersebar di Tanah

Foto: Instagram

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Pemerintah kembali melakukan upaya percepatan distribusi bantuan kepada korban banjir dengan menjatuhkan logistik dari helikopter. Langkah ini diambil karena banyak wilayah terdampak banjir yang terisolasi dan sulit dijangkau oleh kendaraan darat. Namun, metode ini menuai kritik setelah video beredar menunjukkan bantuan yang dijatuhkan dari ketinggian mengalami kerusakan dan tersebar di tanah, sehingga warga harus mengaisnya satu per satu.​

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Freddy Ardianzah, TNI akan mengevaluasi metode distribusi bantuan menggunakan helikopter setelah menuai keluhan dari masyarakat. “Pada prinsipnya TNI selalu mengedepankan prosedur keselamatan dalam setiap kegiatan penyaluran bantuan, termasuk apabila menggunakan helikopter,” ujarnya, dilansir dari Tempo.co. Namun, banyak warga mengaku kecewa karena bantuan yang seharusnya membantu justru rusak dan tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.​

Dalam video yang viral di media sosial, tampak warga ramai-ramai mengambil beras yang berhamburan di tanah setelah helikopter menjatuhkan bantuan dari udara. “Bapak (pejabat) perhatikanlah beras ini, dijatuhkan dari pesawat…” ujar salah seorang warga. Sejumlah paket bantuan bahkan rusak dan tidak semua korban bisa mendapatkannya karena bantuan tersebar tidak merata.​​

Menurut Sjafrie, airdrop merupakan salah satu cara menyalurkan bantuan dengan menjatuhkan dari pesawat untuk warga yang terisolasi. “Lewat udara tidak semua juga bisa landing helikopter, tidak semua desa-desa yang mempunyai helipad, sehingga salah satu cara untuk bisa mendistribusikan bahan pangan ini kita jatuhkan dari helikopter,” jelasnya. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bantuan sering kali rusak dan warga harus mengumpulkan beras yang tercampur tanah.​

Warga korban banjir di Tapanuli Utara dan Aceh menyampaikan kekecewaan atas kondisi ini. “Bukannya turun memberi bantuan kepada masyarakat, pemerintah malah dijatuhkan sembako dari helikopter yang masih terbang di udara. Alhasil, masyarakat terpaksa mengais beras dari tanah,” tulis salah satu akun media sosial, dilansir dari Tempo.co. Banyak warga mengharapkan distribusi bantuan dilakukan dengan cara yang lebih manusiawi dan tidak merusak isi bantuan.​

Pemerintah pusat dan daerah menyatakan akan terus memantau kondisi dan evaluasi proses distribusi bantuan agar lebih efektif dan bermanfaat bagi korban banjir. Namun, tantangan akses dan kondisi cuaca ekstrem tetap menjadi penghambat utama dalam penanganan bencana ini.​

Tags: Banjir Bantuan Bantuan Dilempar Helikopter Korban Bencana

Continue Reading

Previous: Cetak ASN Profesional, Edi Kamtono Dukung Manajemen Talenta
Next: Kereta Petani-Pedagang Resmi Beroperasi, Jadi Solusi Transportasi Murah dan Efisien

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.