Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Warga Kamboja Tuntut Penghormatan Gencatan Senjata, Desak Perdamaian dengan Thailand
  • Internasional

Warga Kamboja Tuntut Penghormatan Gencatan Senjata, Desak Perdamaian dengan Thailand

Tyo 20/12/2025
Warga Kamboja Tuntut Penghormatan Gencatan Senjata, Desak Perdamaian dengan Thailand

Foto: Antara

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Puluhan ribu warga Kamboja turun ke jalan di ibukota Phnom Penh, Kamis (18/12/2025), dalam aksi damai yang menuntut penghormatan terhadap perjanjian gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand. Demonstrasi besar ini terjadi di tengah memanasnya kembali konflik perbatasan yang telah menewaskan sedikitnya 55 orang dari kedua belah pihak sejak 7 Desember lalu.​

Aksi damai ini diselenggarakan oleh Persatuan Federasi Pemuda Kamboja (UYFC) dengan tujuan menunjukkan komitmen negara terhadap perdamaian serta mendesak kedua pihak menghormati gencatan senjata dan perjanjian damai. Seperti dilaporkan Agence Kampuchea Presse, para peserta menyerukan agar konflik perbatasan tidak kembali memanas dan menuntut penyelesaian damai atas sengketa yang berlangsung.​

Dalam aksi tersebut, massa membawa bendera nasional dan menyerukan agar kedua negara mematuhi kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati di Malaysia pada Juli lalu. “Kami menuntut agar gencatan senjata dan perjanjian damai antara Kamboja dan Thailand dihormati sepenuhnya,” demikian pernyataan resmi UYFC yang dilansir Agence Kampuchea Presse.​

Ketegangan antara Kamboja dan Thailand meningkat setelah insiden baku tembak di wilayah perbatasan, yang dikenal sebagai ‘Segitiga Zamrud’, pada 28 Mei 2025. Dalam insiden tersebut, tewas beberapa prajurit dari kedua belah pihak. Pemerintah Kamboja telah mengajukan permohonan ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan sengketa di empat lokasi, termasuk tempat insiden terbaru di candi kuno. Perdana Menteri Hun Manet menegaskan, “Mengajukan ke IC adalah pilihan terbaik menjaga keamanan dan kerja sama yang baik dengan Thailand,” menekankan pentingnya menjaga perdamaian.​

Kementerian Pertahanan Kamboja juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah memindahkan senjata berat ke sepanjang perbatasan dan menghormati kesepakatan gencatan senjata. “Tentara Thailand Area 1 aktif menyebarkan berita palsu yang jauh dari fakta, dengan mempublikasikan bahwa Kamboja memindahkan senjata berat di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja,” demikian rilis resmi Kemenhan Kamboja yang dilansir CNN Indonesia.​

Thailand dan Kamboja telah resmi memperpanjang pakta gencatan senjata setelah konflik berdarah di wilayah perbatasan. Kesepakatan ini diteken dalam pertemuan pejabat pertahanan kedua negara di Kuala Lumpur pada 7 Agustus 2025, dengan tujuan menghentikan pertumpahan darah dan penderitaan bagi rakyat di kedua negara.​

Demonstrasi warga Kamboja ini menjadi simbol kuat bahwa rakyat mendambakan perdamaian dan menolak kekerasan. Dengan dukungan luas dari berbagai kelompok masyarakat, harapan agar gencatan senjata dihormati dan konflik segera berakhir terus menguat di tengah situasi yang masih rentan ketegangan.​

Tags: Desak Perdamaian Gencatan Senjata Konflik Antar Negara Warga Kamboja Demo

Continue Reading

Previous: Seskab Teddy: Gunakan Pengaruh dengan Bijak, Jangan Giring Opini Seolah Pemerintah Tak Bekerja
Next: Sujiwo Pastikan Peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Mangrove Digelar Malam Tahun Baru

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Richie Duta Tembus Final Polytron Pontianak Usai Tekuk Wakil Malaysia 29/08/2026
  • Zulfydar Desak Sumber Karhutla di Kalbar Diidentifikasi dan Diungkap Secara Terbuka 29/08/2026
  • Kualitas Udara Berbahaya, Sekolah di Pontianak Masih Diliburkan 29/08/2026
  • Memohon Turun Hujan, Ribuan Warga Pontianak Salat Istisqa di Tengah Kabut Asap 29/08/2026
  • PBSI Kalbar Apresiasi Komitmen Gubernur Norsan Majukan Prestasi Bulutangkis 29/08/2026
  • 1.190 Telur Penyu Tak Bisa Menetas Hasil Temuan di Sambas Dimusnahkan 29/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7308
  • Lokal
  • News
  • Sports

Richie Duta Tembus Final Polytron Pontianak Usai Tekuk Wakil Malaysia

Editor PI 29/08/2026
IMG_7185
  • Lokal
  • News

Zulfydar Desak Sumber Karhutla di Kalbar Diidentifikasi dan Diungkap Secara Terbuka

Editor PI 29/08/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara Berbahaya, Sekolah di Pontianak Masih Diliburkan

Editor PI 29/08/2026
IMG_7176
  • Lokal
  • News

Memohon Turun Hujan, Ribuan Warga Pontianak Salat Istisqa di Tengah Kabut Asap

Editor PI 29/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.