Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Mitos Air Sinkhole Sumbar Sembuhkan Penyakit Dibantah Badan Geologi
  • Nasional

Mitos Air Sinkhole Sumbar Sembuhkan Penyakit Dibantah Badan Geologi

Tyo 13/01/2026
Mitos Air Sinkhole Sumbar Sembuhkan Penyakit Dibantah Badan Geologi

Foto: BPBD Limapuluh Kota

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Fenomena sinkhole yang muncul di sebuah sawah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kini menjadi sorotan karena klaim masyarakat bahwa air dari lubang tersebut mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Ribuan warga berdatangan ke lokasi untuk mengambil air yang berubah warna menjadi kebiruan dan jernih tersebut, meski belum ada bukti ilmiah yang mendukung. Badan Geologi Kementerian ESDM langsung turun tangan untuk memperingatkan potensi bahaya.
​
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar mengenai air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit,” kata anggota tim Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufik Wirabuana, saat meninjau lokasi di Limapuluh Kota pada Sabtu (10/1/2026). Taufik menekankan bahwa hingga kini, belum ada kajian ilmiah yang menyatakan air sinkhole aman dikonsumsi atau memiliki khasiat medis.
​
“Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat kami imbau untuk tidak percaya bahwa air ini bisa menyembuhkan penyakit,” ujar Taufik Wirabuana lagi di kesempatan yang sama. Peringatan ini disampaikan karena banyak warga yang mengabaikan risiko, termasuk potensi kontaminasi air dari tanah runtuh atau zat berbahaya di dalamnya.
​
Sinkhole tersebut pertama kali muncul di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, tepatnya di lahan persawahan milik warga. Lubang amblesan ini memiliki diameter sekitar 10 meter dan kedalaman hingga 15 meter, dengan air yang mulai menggenang dan berubah warna menjadi biru kehijauan. Fenomena alam ini memicu euforia di kalangan masyarakat setempat, yang memadati lokasi sejak kemunculannya beberapa hari lalu.
​
Tim Badan Geologi telah melakukan kajian cepat dengan mengambil sampel air dan tanah untuk analisis laboratorium lebih lanjut. Meski penelitian masih berlangsung, pihak berwenang menegaskan bahwa sinkhole merupakan gejala geologis umum di Indonesia akibat pelapukan batuan atau erosi bawah tanah. Namun, jika terjadi di area pertanian seperti ini, tetap berpotensi membahayakan petani sekitar.
​
Kedatangan warga yang ramai juga mengganggu aktivitas pertanian di sekitar lokasi, sehingga aparat nagari dan BPBD dikerahkan untuk pengawasan. Beberapa warga terlihat membawa galon untuk mengisi air, dengan keyakinan bahwa itu adalah “air suci” atau berkah dari alam. Padahal, ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan seperti infeksi atau keracunan jika air tersebut diminum tanpa pengujian.
​
Fenomena serupa pernah terjadi di berbagai daerah, tetapi klaim penyembuhan selalu dibantah oleh ilmu pengetahuan. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi dari Kementerian ESDM dan tidak menyebarkan hoaks yang bisa menimbulkan kepanikan massal. Sinkhole ini justru menjadi pengingat pentingnya kesadaran geologis di wilayah rawan bencana alam.

Tags: Badan Geologi Bahaya Air Sinkhole Mitos Air Sinkhole Sinkhole

Continue Reading

Previous: Kalbar Berpeluang Jadi Lokasi PLTN Pertama, Pemerintah Masih Kaji 28 Tapak Potensial
Next: Banjir Melumpuhkan PIK 1 dan PIK 2 Akibat Hujan Deras, Klaim Bebas Banjir Dipertanyakan

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026
  • Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak 23/04/2026
  • KPAD Kota Pontianak Usul Blokir NIK Mantan Suami yang Lalai Nafkahi Anak 23/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.