PONTIANAK INFORMASI – Operasional kapal feri rute Bardanadi–Siantan di Kota Pontianak sementara waktu dihentikan karena adanya perbaikan dermaga yang rusak. Kondisi ini membuat warga yang biasanya menggunakan jalur penyeberangan tersebut terpaksa beralih ke jalur darat.
Akibatnya, arus kendaraan meningkat dan memicu kemacetan, terutama di kawasan Jembatan Duplikat Kapuas I. Sejumlah warga pun mengeluhkan situasi tersebut
Menanggapi hal itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penghentian sementara operasional feri dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat.
“Kita mengutamakan keselamatan, kemarin dermaganya rusak. Itu kalau kita paksakan akan berdampak terhadao kecelakaan. Jadi kita menunggu perbaikan sampai selesai,” ungkap Edi, Jumat (20/2/26).
Ia mengakui penutupan feri memang berdampak pada lalu lintas, khususnya di Jembatan Duplikat Kapuas I yang kini menjadi jalur utama masyarakat untuk menyeberang.
“Memang ini berdampak terhadao lalu lintas, terutama di jembatan duplikaat kapuas 1,” tambahnya.
Edi pun meminta warga untuk bersabar, sambil menunggu dermaga penyebrangan kapal feri tersebut selesai diperbaiki.
“Kalau yang tidak menggunakan kendaraan bisa menggunakan motor air (sampan) tapi kalau yang menggunakan kendaraan mau tidak mau tetap harus bersabar,” katanya.
Pemerintah Kota Pontianak berharap perbaikan dermaga dapat segera selesai agar layanan feri kembali beroperasi normal dan aktivitas warga kembali lancar.
