PONTIANAK INFORMASI – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyoroti polemik pengembalian paket Program Makan Bergizi (MBG) Ramadan di SMA Negeri 1 Rasau Jaya yang dinilai siswa tidak layak. Ia menegaskan, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut kualitas pemenuhan gizi anak sekolah.
Menurut Sujiwo, jika persoalan tersebut sampai terdengar oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bukan tidak mungkin akan memicu kekecewaan.
“Saya yakin ini kalau sampai ke Pak Presiden, beliau juga marah,” tegasnya, Rabu (25/2/2026).
Ia menilai program makan bergizi seharusnya benar-benar memperhatikan kandungan nutrisi yang diterima siswa, bukan sekadar formalitas pembagian paket makanan.
“Namanya juga makanan bergizi, harusnya kandungannya benar-benar penuh gizi dan cukup untuk anak-anak,” ujarnya.
Sujiwo juga mengingatkan bahwa program MBG sejalan dengan asta cita pemerintahan Presiden Prabowo yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pemenuhan gizi pelajar.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memastikan akan menindaklanjuti persoalan tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran dalam penyediaan menu, pihak penyedia akan diberikan teguran.
“Kita akan menegur kalau memang ada pelanggaran dari penyedianya,” tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak 794 paket MBG di SMAN 1 Rasau Jaya dikembalikan kepada pengelola pada Selasa (24/2/2026). Pengembalian dilakukan berdasarkan kesepakatan para siswa setelah menilai menu yang diterima tidak layak untuk jatah dua hari.
Paket makanan tersebut dibungkus menggunakan plastik bening dengan isi setengah jagung rebus, satu piscok, satu bolu kukus, lima butir kurma, tiga buah kelengkeng, dan satu jeruk.
Menu itu disebut sebagai jatah konsumsi selama dua hari. Di lapangan, banyak siswa mempertanyakan kecukupan porsi serta kelayakan menu tersebut.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Rasau Jaya, Sugiat, menegaskan pengembalian paket bukan bentuk penolakan terhadap program MBG.
“Kami tidak menolak programnya. Ini hanya soal komunikasi dan teknis pembagian saja. Sekarang sudah selesai, sudah sama-sama cair,” katanya.
