Donald Trump (Foto : Mandel NGAN / AFP)
Donald Trump (Foto : Mandel NGAN / AFP)
Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan akan digunakan untuk membayar kerugian akibat serangan terhadap kapal dan kargo di Selat Hormuz dalam beberapa bulan terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Kamis (23/7).
“Mulai saat ini, semua kerusakan pada kapal, kargo, atau apa pun yang terkait dengannya, akan diganti dengan uang Iran yang dimiliki dan dikendalikan oleh Amerika Serikat,” tulis Trump.
Trump mengatakan kebijakan tersebut akan berlaku hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Menurutnya, langkah itu merupakan keputusan yang adil karena serangan terhadap kapal-kapal tersebut dilakukan oleh Iran.
“Kerugian ini mungkin sangat besar, tapi bagaimana pun juga ini adalah hal yang adil dan merata untuk dilakukan,” tambahnya.
Awal bulan ini, Iran dilaporkan menyerang sejumlah kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Teheran beralasan kapal-kapal tersebut menggunakan jalur pelayaran yang tidak sesuai dengan rute yang ditetapkan pemerintah Iran.
Selain serangan langsung, beberapa kapal juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat ranjau laut yang ditebar di sepanjang jalur strategis tersebut.
Iran diketahui memiliki aset bernilai hampir US$100 miliar atau sekitar Rp1.797 triliun yang dibekukan di sejumlah negara, termasuk Jepang, Irak, China, India, Amerika Serikat, Qatar, dan negara-negara Uni Eropa.
Meski demikian, jumlah aset Iran yang secara langsung berada di bawah kendali Amerika Serikat belum dipastikan. Sejumlah media Iran sebelumnya melaporkan bahwa Washington menguasai sekitar US$2 miliar atau sekitar Rp36 triliun aset Iran yang dibekukan.
