PONTIANAK INFORMASI – Universitas Tanjungpura (Untan) mulai menerapkan pelaksanaan kegiatan perkuliahan secara online atau daring di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.
Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk imabauan kepada sivitas akademika untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi lingkungan saat ini.
“Kita imbau untuk secara online-nya secara daring,” ujar Garuda Wiko, Senin (8/9/26).
Meski demikian, ia menyebut kegiatan yang memang mengharuskan mahasiswa hadir secara langsung tetap dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi dan situasi di lapangan.
Garuda Wiko menambahkan, imbauan untuk melaksanakan perkuliahan secara daring sebenarnya telah disampaikan sejak sekitar dua minggu terakhir. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kondisi udara dan kabut asap terhadap aktivitas mahasiswa maupun sivitas akademika.
“Sejak mungkin dua minggu yang lalu, kita sudah dengan penggunaan daringnya,” ujarnya.
Terkait sampai kapan perkuliahan daring diberlakukan, Garuda Wiko menyampaikan hal tersebut akan menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Perkuliahan tatap muka dapat kembali dilakukan apabila situasi sudah memungkinkan.
“Sampai dengan suasana memungkinkan,” jelasnya.
Ia berharap kondisi kabut asap dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan di perguruan tinggi, dapat kembali berjalan normal.
