PONTIANAK INFORMASI – Antusiasme masyarakat menyaksikan final Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 di GOR Terpadu A Yani Pontianak mendapat apresiasi dari Pengprov PBSI Kalimantan Barat.
Ketua Pengprov PBSI Kalbar Joko Sularso mengatakan tingginya minat masyarakat terlihat dari panjangnya antrean tiket hingga padatnya penonton di dalam maupun luar GOR saat final berlangsung pada Minggu (6/9/2026).
Bahkan, kata Joko, sejumlah warga sudah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan tiket pertandingan final.
“Ada yang sejak pagi sudah antre membeli tiket, antrean panjang, belum lagi antrean saat masuk ke GOR di setiap pintu. Ini bukti kecintaan masyarakat terhadap bulutangkis,” ujar Joko, Senin (7/9/2026).
Ia menyebut GOR Terpadu A Yani dipenuhi warga yang ingin menyaksikan langsung pertandingan para pebulu tangkis dari berbagai negara.
Antusiasme juga terlihat di luar GOR. Panitia menyiapkan layar untuk masyarakat yang tidak dapat masuk ke dalam arena, namun tetap ingin menyaksikan pertandingan final.
Menurut Joko, kesuksesan penyelenggaraan Polytron Pontianak Indonesia Masters dan turnamen Indonesia International Challenge tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia, Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemerintah Kota Pontianak, Polda Kalbar, Kodam XII/Tanjungpura, sponsor, serta media yang ikut mempromosikan turnamen kepada masyarakat.
Joko juga menyampaikan terima kasih kepada PP PBSI yang telah memberikan kepercayaan kepada Pontianak menjadi tuan rumah dua event internasional bulutangkis.
Ke depan, ia berharap kepercayaan tersebut dapat kembali diberikan kepada Pontianak, bahkan dengan level turnamen yang lebih tinggi.
“Kami berharap tahun selanjutnya Pontianak bisa kembali ditunjuk menjadi tempat pelaksanaan Indonesia Masters level Super 100, bahkan Super 500,” pungkasnya.
