PONTIANAK INFORMASI – Sejumlah Rumah Oksigen disiapkan di berbagai wilayah Kalimantan Barat sebagai salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rumah Oksigen tersedia di sejumlah titik di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Sintang, Kayong Utara, Sanggau, hingga Landak.
Di Kota Pontianak, beberapa lokasi yang dapat didatangi masyarakat yakni Posko Utama Klinik Pratama Untan di Jalan Karangan Kompleks Untan, Universitas Muhammadiyah Pontianak di Jalan Jendral Ahmad Yani, serta PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani.
Selain itu, terdapat pula Rumah Oksigen di SMA Muhammdiyah 1 Pontianak, SD Muhammadiyah 2 Pontianak, RS PKU Muhammdiyah Jeumpa, Klinik Muhammadiyah Health Care Center, serta Kantor Camat Sungai Ambawang.
Sementara di Kabupaten Kabu Raya, masyarakat dapat mengakses fasilitas tersebut di Baznaz Kubu Raya, SMK 1 Muhammadiyah Kubu Raya, ITEKES Muhammadiyah Kalbar, serta sejumlah puskesmas, yakni Puskesmas Korpri, Puskesmas Punggur, Puskesmas Sungai Asam, dan Puskesmas Sungai Kerawang.
Untuk wilayah Kabupaten Mempawah, Rumah Oksigen tersedia di UPT Puskesmas Sungai Kunyit, UPT Puskesmas Mempawah, dan UPT Puskesmas Sungai Pinyuh.
Kemudian, di Kabupaten Sintang terdapat fasilitas di Puskesmas Tanjung Puri. Kabupaten Kayong Utara memiliki dua titik, yakni Puskesmas Matan Jaya dan Puskesmas Teluk Batang. Sedangkan di Kabupaten Sanggau, Rumah Oksigen tersedia di Puskesmas Sanggau, sementara di Kabupaten Landak berada di Puskesmas Ngabang.
Di Kabupaten Kapuas Hulu, Rumah Oksigen tersedia di Puskesmas Bika, Puskesmas Kalis, Puskesmas Putussibau Selatan, dan Puskesmas Putussibau Utara. Selain itu, terdapat pula PSC 119 Dinas Kesehatan Kapuas Hulu di Jalan Ahmad Diponegoro, serta RSUD Achmad Diponegoro, RSUD Badau, dan RSUD Semitau.
Kemudian, di Kabupaten Ketapang, Rumah Oksigen tersedia di Puskesmas Kendawangan, Jalan Raya Kendawangan dan Puskesmas Manis Mata, Jalan Gusti Abdul Hamid.
Informasi mengenai lokasi-lokasi tersebut turut dibagikan melalui akun instagram @rianorsan.id, yang menghimbau masyarakat untuk menyimpan dan membagikan daftar tersebut kepada keluarga maupun kerabat yang membutuhkan.
