Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Empat Paus Raksasa Terdampar di Tateyama Jepang Usai Gempa Besar Guncang Rusia
  • Internasional

Empat Paus Raksasa Terdampar di Tateyama Jepang Usai Gempa Besar Guncang Rusia

Tyo 01/08/2025
Empat Paus Raksasa Terdampar di Tateyama Jepang Usai Gempa Besar Guncang Rusia

Potrait Paus Terdampar (Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Fenomena langka dan mengharukan terjadi di pesisir Kota Tateyama, Prefektur Chiba, Jepang, setelah gempa besar berkekuatan 8,8 magnitudo mengguncang wilayah lepas pantai Rusia. Empat ekor paus raksasa ditemukan terdampar di sepanjang garis pantai pada Rabu, 30 Juli 2025, hanya beberapa jam setelah gelombang tsunami kecil yang dipicu oleh gempa tersebut menerjang kawasan pesisir.

Insiden ini segera menarik perhatian publik dan para pemerhati lingkungan, serta mengundang diskusi luas di media lokal maupun internasional. Kompas TV melaporkan, “Empat ekor paus ditemukan terdampar di pesisir Kota Tateyama, Jepang, pada Rabu (30/7/2025), setelah gempa dahsyat mengguncang wilayah lepas pantai timur Rusia”. Bukan hanya masyarakat sekitar, para peneliti laut pun ikut turun ke lokasi untuk mencari tahu penyebab pasti kejadian ini.

Menurut laporan CNN Indonesia, “Kemunculan paus yang terdampar ini diduga sebagai dampak dari perubahan mendadak pada arus laut dan permukaan air setelah gempa dan tsunami yang berasal dari Rusia”. Perubahan lingkungan secara tiba-tiba ini diyakini membingungkan navigasi alami paus, sehingga mendorong mereka menuju perairan dangkal.

Walaupun tidak ada laporan kerusakan signifikan akibat tsunami yang terkait dengan gempa tersebut di wilayah Jepang, keberadaan paus-paus raksasa yang terdampar memicu rasa prihatin masyarakat dan juga menambah daftar panjang kasus mamalia laut yang terdampak fenomena alam ekstrem. Banyak warga yang terlihat berusaha membantu, namun besarnya ukuran tubuh dan kondisi paus yang sudah melemah membuat proses penyelamatan sangat sulit dilakukan.

Beberapa pakar kelautan menilai bahwa fenomena paus terdampar semacam ini bisa menjadi indikator adanya gangguan ekosistem laut yang lebih luas. “Kasus paus terdampar setelah kejadian gempa besar sebaiknya dijadikan bahan kajian lebih lanjut untuk memetakan dampaknya terhadap satwa laut dan potensi bencana serupa di masa depan,” ujar seorang peneliti kelautan dari universitas lokal, dilansir dari Kompas.

Foto-foto dan video yang memperlihatkan bangkai paus tergeletak di bibir pantai beredar luas di media sosial dan platform berita online, memperkuat keprihatinan masyarakat akan dampak perubahan alam secara mendadak. CNBC Indonesia juga menampilkan “Potret bangkai 4 paus terdampar di pantai Jepang pasca gempa M 8,8,” memperlihatkan skala besarnya insiden tersebut.

Tags: Gemppa Rusia Paus Terdampar Tsunami Jepang

Continue Reading

Previous: Upacara Kemerdekaan Digelar di Dua Lokasi: IKN Dipimpin Kepala Otorita, Gibran di Jakarta
Next: Yamaha Cup Race di Titik Nol Tanjung Bira, Atmosfer Race Tourism di Bulukumba Sulsel

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Rehan/Melati Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026 03/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Perempat Final, Jadi Harapan Indonesia di Tunggal Putra 03/09/2026
  • Sempat Tumbang di Gim Pertama, Dejan/Apri Bangkit dan Tembus Perempat Final 03/09/2026
  • ASUS ExpertBook Ultra Resmi Hadir di Pontianak, Bawa Teknologi AI dan Baterai hingga 26 Jam 03/09/2026
  • AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot! 03/09/2026
  • Dari Panggung Komedi Jadi Aksi Peduli, Standup Comedy Pontianak Galang Dana Karhutla dengan Rumah Zakat 03/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

f53fa4ce-c2cb-4817-855d-43d3626d8ea3
  • Lokal
  • News
  • Sports

Rehan/Melati Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026

Editor PI 03/09/2026
a95ddd09-7775-49d2-8082-ae2933ba426e
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Perempat Final, Jadi Harapan Indonesia di Tunggal Putra

Editor PI 03/09/2026
32cfc17a-87e5-497e-bafb-8fd1ba28c631
  • Lokal
  • News
  • Sports

Sempat Tumbang di Gim Pertama, Dejan/Apri Bangkit dan Tembus Perempat Final

Editor PI 03/09/2026
3377c278-d5f5-4072-a5f1-279dd381064f
  • Gadget
  • Info
  • Lokal
  • Review
  • Technology
  • Teknologi

ASUS ExpertBook Ultra Resmi Hadir di Pontianak, Bawa Teknologi AI dan Baterai hingga 26 Jam

Editor PI 03/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.