Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Microsoft Minta Bantuan FBI untuk Hentikan Aksi Demo Karyawan yang Tuntut Putus Hubungan dengan Israel
  • Internasional

Microsoft Minta Bantuan FBI untuk Hentikan Aksi Demo Karyawan yang Tuntut Putus Hubungan dengan Israel

Tyo 01/09/2025
Microsoft Minta Bantuan FBI untuk Hentikan Aksi Demo Karyawan yang Tuntut Putus Hubungan dengan Israel

(Foto : Jason Redmond/AFP via Getty Images)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Microsoft, perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, dilaporkan meminta bantuan FBI untuk memantau dan menghentikan demonstrasi yang dilakukan oleh para karyawannya. Demonstrasi ini menuntut agar Microsoft memutuskan hubungan bisnisnya dengan Israel. Permintaan bantuan ini terungkap dari dokumen dan email internal yang diperoleh oleh media Bloomberg, yang menyebut seorang direktur investigasi Microsoft meminta informasi intelijen dari FBI mengenai rencana demonstrasi tersebut.

Demonstrasi berlangsung di kantor pusat Microsoft di Redmond, Washington. Para pengunjuk rasa, yang sebagian merupakan karyawan aktif maupun mantan karyawan, menuntut agar Microsoft mengakhiri dukungan langsung maupun tidak langsung kepada Israel, khususnya terkait penggunaan layanan komputasi awan Microsoft Azure oleh militer Israel. Mereka menuduh perusahaan tersebut membantu dalam operasi militer dan pelanggaran HAM di Gaza.

Pada salah satu aksi, para demonstran bahkan memasuki ruangan Presiden Microsoft, Brad Smith, untuk menyuarakan kecaman terhadap kontrak perusahaan dengan Israel. Dalam aksi ini, beberapa karyawan yang ikut serta dalam demonstrasi tersebut dipecat oleh Microsoft dengan alasan pelanggaran serius terhadap kebijakan perusahaan. Brad Smith menegaskan bahwa Microsoft menghormati kebebasan berekspresi, tetapi tidak mentolerir gangguan dan tindakan vandalisme di lingkungan kerja.

Protes yang berlangsung juga mendapat perhatian karena hasil investigasi yang mengungkap bahwa pemerintah Israel memanfaatkan layanan Microsoft untuk menyimpan rekaman panggilan telepon warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Hal ini memicu kecaman global dan protes dari karyawan yang menolak keterlibatan Microsoft dalam konflik tersebut.

Beberapa karyawan yang melakukan aksi duduk atau sit-in di kantor pusat Microsoft telah ditangkap dan dipecat, memicu kontroversi dan perdebatan seputar tanggung jawab perusahaan terhadap etika dan isu kemanusiaan. Microsoft menyatakan akan meninjau masalah ini secara hukum, meskipun mereka menegaskan perlunya menjaga keamanan dan ketertiban di tempat kerja.

Meski mendapat tekanan dari internal dan eksternal, Microsoft tetap mempertahankan pendiriannya untuk menjaga aktivitas operasional perusahaan berjalan lancar dan tidak terganggu oleh demonstrasi yang dianggap melanggar kebijakan. FBI sendiri menyatakan menghormati hak demonstrasi damai, tetapi akan menindak aktivitas kriminal atau yang mengancam keamanan nasional.

Tags: Demo Karyawan Microsoft FBI Amerika Serikat Microsoft Minta Bantuan FBI Palestina

Continue Reading

Previous: Imam Bagikan Tips Pilah Sampah Plastik dengan RVM Bank Indonesia Kalbar x Plasticpay
Next: Operasi Pasar Meriahkan HUT ke-3 Desa Rengas Kapuas

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching 05/08/2026
  • Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas” 05/08/2026
  • Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan 05/08/2026
  • Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi 05/08/2026
  • Layanan Samsat GOKATAN Pontianak Kini 3 Hari, Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah 05/08/2026
  • Karhutla di Pelang Ketapang Telan Korban Jiwa, Pemuda 26 Tahun Tew*s Terbakar 05/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

d1dbfe6c-2a72-4415-9077-a14a7e283b14
  • Lokal
  • News

Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching

Editor PI 05/08/2026
IMG_3830
  • Lokal
  • News

Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas”

Editor PI 05/08/2026
b3ba3515-1aef-47e9-b87b-93664054459f
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan

Editor PI 05/08/2026
IMG_3658
  • Lokal
  • News

Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi

Editor PI 05/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.