Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Prince Andrew Resmi Melepaskan Gelar Royal di Tengah Kontroversi Epstein
  • Internasional

Prince Andrew Resmi Melepaskan Gelar Royal di Tengah Kontroversi Epstein

Tyo 21/10/2025
Prince Andrew Resmi Melepaskan Gelar Royal di Tengah Kontroversi Epstein

Prince Andrew (Foto : Kirsty Wigglesworth/AP)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Prince Andrew, anggota keluarga Kerajaan Inggris, mengumumkan keputusan untuk melepaskan gelar dan kehormatan kerajaan yang selama ini disandangnya, termasuk gelar Duke of York. Keputusan ini diumumkan pada hari Jumat setelah diskusi intensif dengan Raja Charles III dan anggota kerajaan lainnya. Langkah ini menandai babak baru bagi Prince Andrew yang selama ini disorot akibat keterkaitannya dengan skandal Jeffrey Epstein.

Dalam pernyataannya, Andrew menegaskan kembali penolakannya atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan, “Dalam diskusi dengan Yang Mulia Raja dan keluarga inti serta keluarga besar, kami menyimpulkan bahwa tuduhan terus menerus tentang saya mengalihkan perhatian dari pekerjaan Yang Mulia dan Keluarga Kerajaan,” kata Andrew dalam pernyataan yang dilansir CNN pada Jumat lalu. Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan untuk melepas gelarnya merupakan langkah untuk mengurangi dampak negatif yang ia timbulkan bagi keluarga kerajaan.

Gelar Duke of York, yang merupakan gelar tertinggi dalam sistem peerage Inggris dan diberikan oleh almarhum Ratu Elizabeth II saat hari pernikahannya, kini tidak lagi digunakan oleh Andrew. Meski demikian, untuk mencabut gelar secara resmi diperlukan proses parlemen yang rumit dan belum terjadi kali ini. Andrew masih menyandang gelar ‘prince’ sebagai anak dari penguasa saat ini, namun kehilangan semua kehormatan royal lainnya.

Kontroversi yang membelit Andrew bermula dari hubungannya dengan Jeffrey Epstein, seorang finansier yang dihukum karena kasus perdagangan seks. Andrew sempat menghentikan tugas-tugas publik sejak 2019 setelah wawancara kontroversial dengan BBC yang menimbulkan kecaman karena membahas hubungan dengan Epstein. Pada 2022, ia juga kehilangan gelar militer dan peran di sejumlah yayasan.

Selain kontroversi lama, muncul bukti terbaru yang menunjukkan bahwa Andrew berhubungan lebih lama dengan Epstein dari yang diketahui publik sebelumnya. Ini memicu desakan dari publik dan keluarga korban agar gelar kerajaan Andrew dicabut secara total. Sky Roberts, saudara dari salah satu korban, Virginia Giuffre, mengatakan kepada The Times, “Dia tidak seharusnya dipanggil pangeran.”

Meski Andrew menyatakan penolakan atas semua tuduhan, ia telah menyelesaikan gugatan perdata dengan Virginia Giuffre pada 2022 melalui penyelesaian di luar pengadilan dengan nilai yang tidak diungkapkan. Keputusan untuk mundur dari gelarnya dianggap sebagai upaya untuk mengurangi beban skandal terhadap keluarga kerajaan, sekaligus menghindari tekanan yang terus meningkat dari pemerintah dan masyarakat Inggris.

Langkah Prince Andrew ini menandai peristiwa langka dalam sejarah kerajaan Inggris, yang menunjukkan bagaimana tekanan dan opini publik dapat mempengaruhi posisi seorang anggota royal family di era modern ini.

Tags: Gelar Duke Prince Andrew Royal Family United Kingdom

Continue Reading

Previous: Presiden Prabowo Tertawa Santai Tanya Menkeu Purbaya: “You Ada Gelar Profesornya Enggak?”
Next: Jelang Duel Liga Champions: Atletico Madrid Protes Keras ke UEFA karena Fasilitas Air Panas di Stadion Arsenal Mampet

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Suasana Duka Iringi Kedatangan 8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak 17/04/2026
  • 8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Tiba di RS Bhayangkara Pontianak 17/04/2026
  • 8 Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas 17/04/2026
  • Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau 16/04/2026
  • DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan 16/04/2026
  • Helikopter PK-CFX Rute Sintang–Pontianak Hilang Kontak di Nanga Taman, Sekadau 16/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1817
  • Lokal
  • News

Suasana Duka Iringi Kedatangan 8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak

Editor PI 17/04/2026
IMG_1775
  • Lokal
  • News

8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Tiba di RS Bhayangkara Pontianak

Editor PI 17/04/2026
IMG_1719
  • Lokal
  • News

8 Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas

Editor PI 17/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau

Editor PI 16/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.