Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Sidang Senat Australia Memanas, Pauline Hanson Pakai Cadar Picu Kecaman Nasional
  • Internasional

Sidang Senat Australia Memanas, Pauline Hanson Pakai Cadar Picu Kecaman Nasional

Tyo 26/11/2025
Sidang Senat Australia Memanas, Pauline Hanson Pakai Cadar Picu Kecaman Nasional

Foto: Reuters

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Sidang Senat Australia kembali menjadi sorotan setelah Senator Pauline Hanson melakukan aksi kontroversial dengan mengenakan cadar atau burqa saat rapat di gedung parlemen pada Senin (24/11/2025). Aksi ini memicu kemarahan dan kecaman dari sesama anggota parlemen serta publik, karena dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Muslimah dan komunitas Islam di Australia.​

Dalam sidang tersebut, Hanson mengenakan burqa hitam lengkap dan menyerukan larangan penggunaan burqa di Australia, sebuah isu yang telah lama dia perjuangkan sejak awal karier politiknya. Namun, aksinya justru menuai kritik keras dari berbagai kalangan. Pemimpin Partai Hijau di Senat, Larissa Waters, menyebut tindakan Hanson sama saja dengan “mengacungkan jari tengah kepada Muslimah”. Kritik serupa juga datang dari Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, yang menegaskan bahwa setiap anggota parlemen harus menjalankan tugasnya dengan sopan dan menghormati semua keyakinan.​

Dalam pernyataannya, Hanson menolak melepaskan burqa meski sudah ditegur, sehingga sidang pun terpaksa diskors untuk sementara waktu. Aksi ini bukan pertama kalinya Hanson melakukan hal serupa; pada 2017, dia pernah mengenakan burqa di parlemen dengan tujuan serupa, namun kala itu juga mendapat kecaman luas. “Kita semua di tempat ini memiliki hak istimewa yang besar untuk datang ke ruangan ini. Kita mewakili negara bagian kita, orang-orang dari setiap agama, dari setiap keyakinan, dari semua latar belakang. Dan kita harus melakukannya dengan sopan,” tegas Penny Wong.​​

Kecaman tidak hanya datang dari dalam parlemen, tetapi juga dari masyarakat luas. Banyak warganet dan media lokal menyebut aksi Hanson sebagai tindakan rasis dan provokatif. “Itu sangat rasis dan tidak aman,” kritik Larissa Waters, seperti dilansir dari AFP. Beberapa hari setelah insiden, meme dan komentar kritis tentang Hanson pun bermunculan di media sosial, menunjukkan ketidaksetujuan publik terhadap aksi tersebut.​​

Sidang Senat Australia akhirnya menjatuhkan hukuman larangan mengikuti sidang kepada Hanson sebagai bentuk sanksi atas tindakannya. Keputusan ini diambil setelah berbagai pihak menilai aksi tersebut telah melanggar etika dan norma parlemen, serta merusak citra persatuan di tengah masyarakat multikultural Australia.​

Aksi Hanson kembali membuka diskusi tentang batas toleransi dalam politik dan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Australia. Banyak pihak berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi politisi lain agar tidak memanfaatkan isu agama untuk kepentingan politik sesaat.​

Insiden ini menunjukkan bahwa tindakan politisi anti-Islam seperti Hanson tetap menuai kecaman keras dari masyarakat dan institusi parlemen Australia, serta menegaskan komitmen negara terhadap nilai-nilai toleransi dan keragaman.

Tags: Senat Australia Rasis Senator Australia Sidang Senat Tindakan Rasis

Continue Reading

Previous: Tesla Model 3 Berpelat Dinas Merah Hebohkan Warga Tangsel, Pemkot Tegaskan Bukan Kendaraan Dinas
Next: Berantas Perdagangan Orang, Pemprov Kalbar Bentuk Gugus Tugas PP TPPO

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026
  • Pemprov Kalbar-BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU, Norsan Wajibkan Pekerja Konstruksi Terdaftar BPJS 30/04/2026
  • Wawako Bahasan: Porseni PAUD Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter 30/04/2026
  • Insiden Bus Pontianak-Putussibau Terbalik di Kapuas Hulu, Banting Setir Hindari Truk Sawit 30/04/2026
  • Seri Pembuka Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 Digelar di Landak, Ada Kelas Khusus Wanita 30/04/2026
  • 250 Penari Meriahkan Kalbar Menari 2026 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_3414
  • Lokal
  • News

KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga

Editor PI 30/04/2026
IMG_3412
  • Lokal
  • News

Pemprov Kalbar-BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU, Norsan Wajibkan Pekerja Konstruksi Terdaftar BPJS

Editor PI 30/04/2026
b5b20ce4-9b9b-4d79-a1d5-3b7a9090fa5a
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Porseni PAUD Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter

Editor PI 30/04/2026
34f7615a-5152-4b50-aa2e-d15cedff24ce
  • Lokal
  • News

Insiden Bus Pontianak-Putussibau Terbalik di Kapuas Hulu, Banting Setir Hindari Truk Sawit

Editor PI 30/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.