Bupati Kubu Raya Sujiwo. (Pontianakinformasi.co.id/Ist)
PONTIANAK INFORMASI, Lokal — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meminta para kepala desa untuk lebih berhemat dan menyusun strategi pembangunan secara cermat menyusul adanya pemangkasan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) oleh pemerintah pusat.
“Pemerintah melakukan pemangkasan DD sekitar Rp24 miliar dan ADD sebesar Rp25,9 miliar. Artinya, hampir Rp50 miliar anggaran desa dipotong,” ungkap Sujiwo saat memimpin rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kecamatan Batu Ampar, Selasa (21/10/2025).
Sujiwo mengatakan, dengan kondisi tersebut, pemerintah desa diminta untuk fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama penyelesaian pembangunan jalan poros desa.
“Saya sampaikan kepada teman-teman kades, bagaimana strategi ke depan, terutama untuk menuntaskan jalan poros,” ujarnya.
Menurutnya, panjangnya ruas jalan poros di Kubu Raya memerlukan alokasi anggaran besar. Aspirasi terkait pembangunan jalan tersebut juga menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di berbagai desa.
“Mudah-mudahan tahun depan, untuk kawasan yang strategis dan padat penduduk, insyaallah sudah selesai,” harapnya.
Bupati menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sukiryanto tetap memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan lingkungan. Ia pun meminta camat agar terus memantau kebutuhan infrastruktur di masing-masing desa.
“Saya minta dengan camat untuk dikoordinir, dicek, berkaitan dengan jalan lingkungan di desa masing-masing. Mudah-mudahan tahun depan semuanya terakomodir,” pungkas Sujiwo.
