Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Dewan Sebut Genjot IPM Kalbar Butuh Intervensi Pemerintah
  • Lokal
  • News

Dewan Sebut Genjot IPM Kalbar Butuh Intervensi Pemerintah

Editor PI 12/12/2023
IPM Kalbar

Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia. (Freepik)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat masih tertinggal. Oleh karena itu, Pemprov Kalbar didorong untuk dapat menggenjot peningkatan IPM.

Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Heri Mustamin mengingatkan pentingnya intervensi pemerintah dalam peningkatan IPM.

“Misalnya berkaitan dengan anggaran. Hanya saja, postur APBD saat ini lebih rendah dari APBD Perubahan,” katanya, kemarin.

Sehingga, kata Heri, hal tersebut tak akan bisa maksimal. Maka itu, diperlukan anggaran yang maksimal untuk intervensi IPM terbatas.

“Maka penting bersinergi ke semua pihak. Salah satunya pemerintah kabupaten dan kota,” ujarnya.

Pasalnya, IPM Kalbar tetap bergantung pada kabupaten dan kota. Di level tersebut, diharapkan dapat berinovasi dalam upaya percepatan peningkatan IPM.

Di sisi lain, perusahaan perkebunan juga diharapkan memberikan kontribusi melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan IPM.

“Sawit harus dimanajemen dengan baik. Diperhatikan dan diawasi. Supaya IPM Kalbar bisa membantu pendidikan di kabupaten dan kota,” terangnya.

Selama ini, dia menilai CSR perusahaan perkebunan berjalan begitu saja. Sehingga harus ada monitor dari pemerintah. Agar tepat sasaran.

Tak hanya itu, Bank Kalbar sebagai bank daerah memberikan kontribusi besar bagi peningkatan IPM. Sebab, sudah banyak penyertaan modal yang diberikan Pemprov.

Berdasarkan data BPS, IPM Kalbar pada tahun 2018 berada di angka 66,98 persen, dan tahun 2019 naik menjadi 67,65 persen.

Sementara tahun 2020 naik menjadi 67,66 persen.

Di tahun 2021, 67,90. Kemudian tahun 2022 menjadi 68,63 persen dan tahun 2023 berada di angka 69,63. (ap)

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Pemprov Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Ceramah Hukum Komisi Yudisial, ASN Kalbar Didorong Berintegritas dan Profesional
Next: Dewan Yakin Serapan Anggaran Kalbar Tahun Ini Baik

Related Stories

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026

Berita Terbaru

  • Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal 21/04/2026
  • Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan 21/04/2026
  • DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang 21/04/2026
  • Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing 21/04/2026
  • Pria Jambret HP Bocah di Pontianak Berhasil Ditangkap, Kenangan Foto Bersama Almarhum Ayah Hilang 21/04/2026
  • IBI di Garda Terdepan: Menguatkan Peran Bidan dalam Transformasi Kesehatan Ibu dan Anak 21/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026
IMG_2237
  • Lokal
  • News

Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing

Editor PI 21/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.