Lokal News

DPRD Kalbar Minta BPD HIPMI Kalbar Berada di Garda Terdepan Pembangunan dan Peningkatan Ekonomi Kalbar

Berita Kalbar, PONTIANAK INFORMASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (DPRD Prov Kalbar) meminta agar BPD HIPMI Kalbar berada di garda terdepan dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi daerahnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat M. Kebing L seusai menghadiri kegiatan Pendidikan dan Latihan Daerah (DIKLATDA) dan Pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat Periode 2021-2024 di Hotel Mercure Pontianak, Sabtu (5/3/2022).

“HIPMI Kalbar harus berada di garda terdepan pembangunan dan peningkatan ekonomi daerahnya. Sebagai anak muda, semangatnya tentu masih tinggi,” ucap Kebing, Minggu (6/3/2022).

Kemudian, Kebing juga meminta agar anggota HIPMI Kalbar dapat memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada sekarang. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Kebing menilai HIPMI Kalbar sebagai pengusaha muda harus mampu membangkitkan semangat wirausaha yang terdampak pandemi.

Sebelumnya, Kebing turut menyampaikan ucapan selamat atas digelarnya kegiatan DIKLATDA dan pelantikan. Ketua DPRD Kalbar dua periode ini juga menyampaikan harapannya kepada BPD HIPMI Kalbar 2021-2024.

“Selamat atas digelarnya DIKLATDA ini, kami dari DPRD mendukung penuh kepengurusan BPD HIPMI Kalbar Periode 2021-2024. Proaktif dan kontributiflah untuk kemajuan pembangunan Kalbar, terkhususnya dalam bidang ekonomi” harap Ketua DPRD Kalbar.

Sementara itu, soal perizinan usaha, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum yang juga hadir mengatakan bahwa pihaknya memastikan isin usaha tidak akan dihambat oleh Pemprov Kalbar. Usaha yang tidak melanggar aturan akan dipermudah.

“Kalau masalah izin dan lain sebagainya saya pastikan tidak ada masalah untuk di Kalimantan Barat, apapun kebutuhan untuk perizinan usaha, sepanjang tidak melanggar aturan saya akan permudah,” ucap Gubernur, seperti dikutip dari rilis Adpim Pemprov Kalbar (6/3/2022).

Gubernur menambahkan, jika ditemukan ada izin usaha yang diperhambat, silahkan beritahu saja.
“Namun, jika nanti ada yang menghambat, beritahu saja,” tegasnya. (yd)