PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Bupati Mempawah, Erlina, memberikan klarifikasi terkait rencana pembangunan pendopo yang menuai keberatan dari sebagian warga. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai anggaran proyek yang disebut mencapai Rp 22 miliar tidak sesuai fakta. Erlina memastikan bahwa dana yang dialokasikan untuk pendopo Bupati Mempawah hanya sebesar Rp 15 miliar.
Menurutnya, inisiatif pembangunan pendopo sudah digagas sejak tiga tahun lalu. Namun, pelaksanaannya tertunda karena prioritas anggaran sebelumnya diarahkan untuk penanganan pandemi COVID-19.
“Kini, saat pemulihan ekonomi daerah, pembangunan pendopo ini kembali dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar. Anggaran ini jauh lebih rendah dibandingkan informasi yang beredar sebelumnya, yaitu Rp 22 miliar,” jelasnya
Erlina juga meluruskan kabar lain yang menyebut adanya renovasi rumah dinas maupun rumah pribadi Bupati dengan anggaran Rp 22 miliar. Istri Gubernur Kalbar Ria Norsan itu menegaskan bahwa yang tengah direncanakan hanyalah pembangunan pendopo atau aula pertemuan Bupati Mempawah.
Pendopo tersebut nantinya disiapkan sebagai ruang bersama yang bisa digunakan masyarakat dan berbagai organisasi. “Pendopo ini dirancang sebagai ruang publik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertemuan, pelatihan, hingga acara budaya. Jadi bisa kita sebut sebagai pendopo masyarakat Mempawah,” ujarnya.
Lokasi pembangunan pendopo berada di area eks Gedung DPRD Mempawah yang selama ini terbengkalai dan dinilai tidak mendukung estetika perkotaan. Erlina berharap bangunan baru ini menjadi ikon daerah dan memperbaiki kualitas tata ruang kota.
“Eks Gedung DPRD yang terbengkalai mengurangi keindahan tata kota. Karena itu, pendopo ini dibangun agar bisa menjadi ruang publik baru dan ikon bagi Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. “Kami memahami bahwa setiap rupiah yang digunakan adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, seluruh kebijakan, termasuk pembangunan pendopo ini, telah melalui kajian matang agar tidak menghambat pembangunan dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
