PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bengkayang pada Jumat (9/1/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah. Desa Cempaka Putih, Kecamatan Suti Semarang, menjadi salah satu titik terdampak paling parah akibat luapan air yang merendam permukiman warga hingga fasilitas umum.
Pantauan dari lokasi kejadian pada pagi hari menunjukkan genangan air meluas dan mencapai ketinggian signifikan. Aliran air berwarna keruh menggenangi kawasan desa dan menyebabkan aktivitas warga terganggu. Salah satu dampak paling mencolok terlihat pada bangunan sekolah yang hampir sepenuhnya terendam.
Dalam rekaman visual yang beredar, hanya bagian atap sekolah yang tampak di atas permukaan air. Dinding bangunan tidak lagi terlihat akibat tertutup genangan yang cukup dalam. Kondisi ini mengindikasikan tingginya muka air dan berpotensi menghambat kegiatan belajar mengajar dalam waktu dekat.
Banjir diduga dipicu oleh curah hujan lebat yang berlangsung dalam durasi lama. Volume air yang meningkat menyebabkan sungai meluap dan mengalir ke wilayah dataran rendah di sekitarnya, termasuk kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan di Desa Cempaka Putih.
Cuaca di wilayah Kalimantan Barat dilaporkan masih belum stabil. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi, sehingga dikhawatirkan memicu kenaikan debit air lanjutan atau meluasnya area terdampak banjir.
Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, khususnya di sekitar aliran sungai dan daerah hulu, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan kondisi lingkungan. Warga juga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga jika terjadi peningkatan genangan secara tiba-tiba.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa akibat banjir tersebut. Warga berharap kondisi cuaca segera membaik agar air dapat surut dan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan, dapat kembali berjalan normal tanpa dampak lanjutan.
