Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Keluhan Nakes Menguat, DPRD Kalbar Dorong Pembayaran Jasa BLUD Dibayarkan Penuh
  • Lokal

Keluhan Nakes Menguat, DPRD Kalbar Dorong Pembayaran Jasa BLUD Dibayarkan Penuh

Editor PI 22/02/2026
Ermina-demokrat-kalbar

PONTIANAK INFORMASI, Lokal – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ermin Elviani, mendesak agar pembayaran jasa pelayanan JKN, jasa umum, dan layanan sejenis yang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) direalisasikan secara penuh 100 persen kepada tenaga kesehatan.

Desakan tersebut muncul setelah Ermin menerima sejumlah keluhan langsung dari para tenaga kesehatan di daerah pemilihannya. Mereka mengaku hanya menerima sekitar 50 persen dari hak jasa pelayanan yang seharusnya dibayarkan. Situasi ini dinilai semakin memberatkan karena terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan pelayanan publik. Sangat memprihatinkan jika hak mereka tidak dibayarkan penuh, apalagi menjelang hari besar keagamaan,” tegas legislator yang akrab disapa Evi itu.

Evi menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima, sisa pembayaran jasa pelayanan tersebut dijanjikan akan direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya. Namun, pola serupa disebut bukan pertama kali terjadi, karena kondisi yang sama juga dialami pada tahun sebelumnya.

“Ini menyangkut keadilan dan kepastian bagi tenaga kesehatan,” ujarnya.

Ia pun meminta organisasi perangkat daerah (OPD) atau pihak pengelola BLUD agar memberikan penjelasan terbuka dan akuntabel terkait kondisi keuangan yang menjadi alasan pembayaran tidak dilakukan secara penuh. Menurutnya, transparansi data sangat penting agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di kalangan tenaga kesehatan.

“Kalau memang kendalanya keterbatasan anggaran, sampaikan dengan jujur dan berbasis data. Jangan sampai informasi yang diterima tenaga kesehatan berbeda dengan kondisi yang sebenarnya,” katanya.

Lebih lanjut, Ermin menekankan pentingnya dasar hukum yang kuat apabila kebijakan pembayaran tidak penuh disertai dengan rencana pelunasan di tahun anggaran berikutnya. Hal ini diperlukan untuk mencegah potensi persoalan hukum maupun temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, ia juga berencana menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan merupakan salah satu komitmen politik kepala daerah saat masa pencalonan.

“Ini bukan hanya soal anggaran, melainkan soal komitmen moral dan politik kepada tenaga kesehatan,” tegasnya.

Secara kelembagaan, Fraksi Partai Demokrat bersama DPRD Provinsi Kalbar akan mendorong pimpinan DPRD untuk memanggil OPD terkait guna memberikan klarifikasi resmi serta merumuskan solusi menyeluruh. Meski demikian, Ermin menekankan perlunya langkah cepat dalam jangka pendek agar tenaga kesehatan tidak terus dirugikan.

“Untuk jangka panjang kita bisa bahas tata kelola dan regulasi. Tapi untuk saat ini, yang paling penting adalah ada solusi nyata bagi tenaga kesehatan, kasihan mereka yang mau natal dan tahun baru,” pungkas wakil rakyat daerah pemilihan Mempawah dan Kubu Raya tersebut.

Tags: DPRD Kalbar

Continue Reading

Previous: Run The City by Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Cara Baru Anak Muda Nikmati Olahraga Sambil Hangout
Next: Hadiri Forum RKPD 2027, DPRD Kalbar Kawal Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8580
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.