Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pontianak Target Turunkan Prevalensi Stunting Balita Hingga 14 persen di 2024
  • Lokal
  • News

Pontianak Target Turunkan Prevalensi Stunting Balita Hingga 14 persen di 2024

Redaksi PI 19/10/2022
AE7802D9-E081-47E2-A43E-0FE09F22A151

PONTIANAK INFORMASI, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melakukan berbagai upaya untuk percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Upaya itu antara lain mulai dari sisi regulasi dengan ditetapkannya Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 18 Tahun 2022 tentang percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kota Pontianak, tersusunnya rencana aksi daerah percepatan penurunan stunting, pembentukan tim percepatan penurunan stunting dari tingkat kota hingga kelurahan, sampai pada pembuatan sistem manajemen data stunting dalam bentuk digital.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai, persoalan stunting pada balita mengindikasikan bahwa terjadinya masalah dalam manajemen penyelenggaraan pelayanan dasar, di mana pelayanan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi stunting belum maksimal. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya inovasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kota Pontianak adalah intervensi spesifik. 

“Intervensi spesifik yang dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan terpadu untuk calon pengantin, pelayanan kesehatan remaja putri untuk mencegah anemia sejak dini, pendampingan ibu hamil, kelas pemberian makan bayi dan anak, hingga gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan untuk meningkatkan konsumsi protein hewani pada balita,” ujarnya dalam sambutan komitmennya dalam Aksi Nyata Pemantauan dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Mercure Pontianak, Rabu (19/10/2022).

Selain intervensi spesifik, lanjutnya, intervensi sensitif juga menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kota Pontianak. Intervensi sensitif yang dilakukan antara lain penanganan daerah rawan pangan, berupa pemberian bahan pangan pokok bagi keluarga yang memiliki balita dengan masalah gizi. Perbaikan sarana sanitasi dan rumah tak layak huni juga menjadi bagian penting dalam intervensi sensitif menurunkan angka stunting. Termasuk sambungan air bersih gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kampung keluarga berkualitas dengan dapur sehat atasi stunting. 

“Keberhasilan pencegahan stunting hanya dapat dilakukan dengan kerja keras, inovasi dan dukungan dari semua pihak,” ungkap Edi.

Dukungan berbagai pihak dibutuhkan untuk program-program dengan  sasaran seribu hari pertama kehidupan dengan keterlibatan pentahelix pemangku kepentingan antara lain organisasi masyarakat, PKK, Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, media massa hingga akademisi. Masalah stunting balita harus segera ditangani demi mewujudkan visi sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berbudaya. Ia menyebut, mengacu pada araha Presiden RI yang dituangkan pada RPJMN 2020-2024 bahwa stunting pada balita harus diturunkan sampai dengan angka 14 persen pada 2024.

“RPJMD Pemerintah Kota Pontianak menargetkan penurunan prevalensi stunting balita menjadi 14 persen pada tahun 2024,” pungkasnya. (RS)

Tags: Pemkot Pontianak

Continue Reading

Previous: Prabasa Tampung Aspirasi Masyarakat 11 Desa di Sambas Soal Infrastruktur
Next: Instruktur Yamaha Riding Academy Konsisten Tingkatkan Skill, Bekal Memandu Konsumen Nikmati Berkendara Offroad

Related Stories

549dc6bd-c19b-4dc0-a876-c35517f4160b
  • Lokal
  • News

Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Editor PI 23/05/2026
IMG_5748
  • Lokal
  • News

Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah

Editor PI 23/05/2026
IMG_5756
  • Lokal
  • News

Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan

Editor PI 23/05/2026

Berita Terbaru

  • Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet 23/05/2026
  • Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah 23/05/2026
  • Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan 23/05/2026
  • Ketua TP PKK se-Kalimantan Antusias Belajar Bikin Pokok Telok Khas Pontianak 23/05/2026
  • Edi Kamtono Ajak Wali Kota se-Kalimantan Tanam Pohon di Kawasan Waterfont 23/05/2026
  • Sabu Disembunyikan di Dalam Ban Motor, Pria di Kubu Raya Gagal Kelabui Polisi 23/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

549dc6bd-c19b-4dc0-a876-c35517f4160b
  • Lokal
  • News

Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Editor PI 23/05/2026
IMG_5748
  • Lokal
  • News

Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah

Editor PI 23/05/2026
IMG_5756
  • Lokal
  • News

Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan

Editor PI 23/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Ketua TP PKK se-Kalimantan Antusias Belajar Bikin Pokok Telok Khas Pontianak

Editor PI 23/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.