Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Sinergitas Dharma Wanita Persatuan Dalam Penurunan Stunting
  • Lokal
  • News

Sinergitas Dharma Wanita Persatuan Dalam Penurunan Stunting

Redaksi PI 19/10/2022
D235E0C6-384C-421F-A56D-535FCB763F98

PONTIANAK INFORMASI, PONTIANAK – Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Hj. Lismaryani Sutarmidji, membuka acara pertemuan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Barat dengan tema “Peningkatan Peran Dharma Wanita Persatuan di Era Digital dalam Penurunan Angka Stunting di Kalimantan Barat” di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (18/10/2022). Pertemuan kali ini membahas pembangunan di bidang kesehatan di Kalimantan Barat yang merupakan salah satu isu strategis yaitu masalah stunting, hal ini tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan dalam keberhasilan pembangunan dalam bidang kesehatan.

Seperti kita ketahui, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh dan gagal pada perkembangan anak usia balita (Bawah Lima Tahun) dikarenakan kekurangan gizi kronis yang menyebabkan anak menjadi terlalu pendek di usianya. Stunting juga menyebabkan tinggi badan anak dibawah rata-rata yang menyebabkan kurangnya tingkat intelegensi anak yang dapat berdampak kepada kualitas sumber daya manusia, sehingga perlu upaya pencegahan. Dengan jumlah balita stunting pada Tahun 2021 sebesar 24,4 persen menyebar di seluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat sehingga stunting masih merupakan masalah kesehatan yang perlu ditangani secara serius, terintegrasi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen terkait. 

“Sebagai pengurus DWP, baik di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota, saya berharap para istri ASN dapat menjadi role model dalam semua aspek kegiatan yang dilaksanakan yang nantinya dapat mengurangi kasus stunting di Kalimantan Barat dan bisa mencapai target nasional yang ditetapkan yaitu, 14 persen angka stunting di Tahun 2024”, ungkap Hj. Lismaryani Sutarmidji.

Selanjutnya Penasehat DWP Provinsi ini meminta kepada Ketua DWP Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat untuk gencar mensosialisasikan salah satu upaya pencegahan stunting yang perlu di implementasikan yakni penerapan 1.000 hari pertama kehidupan, dimana masa ini merupakan periode emas pemberian asupan gizi yang dimulai dari anak dalam kandungan sampai dengan usia 2 tahun agar mendapatkan nutrisi dan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

“DWP sebagai organisasi besar memiliki peran yang strategis guna membantu Pemerintah dalam penurunan kasus stunting dengan menjadi agen atau Role Model pola asuh baik khususnya di lingkungan keluarga maupun di lingkungan kantor”, jelas Penasehat DWP Prov Kalbar.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa latar belakang dari terselenggaranya kegiatan ini merupakan upaya dalam membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan ikut serta berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Kalimantan Barat.

“Latar belakang kegiatan ini, sebagai istri dari Aparatur Sipil Negara kita ingin ikut membantu dan berkontribusi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam penurunan angka stunting di Kalimantan Barat,” terang Ketua DWP Provinsi Kalbar.(RS)

Tags: Pemprov Kalbar

Continue Reading

Previous: Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Terus Meningkat, Kemenkes Imbau Orang Tua Waspada
Next: Prabasa Tampung Aspirasi Masyarakat 11 Desa di Sambas Soal Infrastruktur

Related Stories

549dc6bd-c19b-4dc0-a876-c35517f4160b
  • Lokal
  • News

Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Editor PI 23/05/2026
IMG_5748
  • Lokal
  • News

Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah

Editor PI 23/05/2026
IMG_5756
  • Lokal
  • News

Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan

Editor PI 23/05/2026

Berita Terbaru

  • Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet 23/05/2026
  • Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah 23/05/2026
  • Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan 23/05/2026
  • Ketua TP PKK se-Kalimantan Antusias Belajar Bikin Pokok Telok Khas Pontianak 23/05/2026
  • Edi Kamtono Ajak Wali Kota se-Kalimantan Tanam Pohon di Kawasan Waterfont 23/05/2026
  • Sabu Disembunyikan di Dalam Ban Motor, Pria di Kubu Raya Gagal Kelabui Polisi 23/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

549dc6bd-c19b-4dc0-a876-c35517f4160b
  • Lokal
  • News

Suherdiyanto Resmi Pimpin FOPI Kalbar, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Editor PI 23/05/2026
IMG_5748
  • Lokal
  • News

Raker Wali Kota se-Kalimantan di Pontianak, Wako Edi: Bahas Penguatan Fiskal Daerah

Editor PI 23/05/2026
IMG_5756
  • Lokal
  • News

Kemendagri Tekankan Pemda Kurangi Belanja Tak Penting Demi Percepatan Pembangunan

Editor PI 23/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Ketua TP PKK se-Kalimantan Antusias Belajar Bikin Pokok Telok Khas Pontianak

Editor PI 23/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.