Aktor Preman Pensiun Jadi Korban Salah Sangka, Dikira Buronan Kasus Penyekapan di Bandung. {Tangkapan layar}
BANDUNG – Seorang warga Soreang, Kabupaten Bandung, bernama Aditya Pratama Putra mengaku menjadi korban salah sangka setelah wajahnya dianggap mirip dengan Taufik Hidayat, buronan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan perempuan yang kini tengah diburu aparat kepolisian.
Adit, yang dikenal pernah berperan dalam serial televisi *Preman Pensiun*, mengaku tidak menyangka kasus yang viral di media sosial itu akan berdampak langsung pada dirinya. Setelah foto Taufik Hidayat beredar luas dan menjadi sorotan publik, banyak orang menilai wajahnya memiliki kemiripan dengan buronan tersebut.
Awalnya, Adit hanya menganggap pesan dari teman-temannya yang menyebut dirinya mirip dengan Taufik sebagai candaan. Namun, situasi berubah ketika ia mulai merasakan tatapan curiga dari sejumlah orang saat berada di ruang publik.
“Sampai akhirnya ketika saya di ruang publik beberapa kali kayak ada yang mandang sinis,” ujarnya, Selasa (23/6).
Puncak kejadian terjadi saat ia sedang berbelanja di sebuah minimarket. Seorang pria tiba-tiba menarik bajunya dari belakang dan menanyakan apakah dirinya merupakan DPO yang sedang dicari polisi.
Adit mengaku harus menjelaskan bahwa dirinya bukan Taufik Hidayat. Bahkan, ia menunjukkan kartu identitas untuk meyakinkan orang tersebut.
Tak berhenti di situ, pada malam harinya saat membeli nasi goreng bersama istrinya, ia kembali mengalami kejadian serupa. Kali ini, seorang ibu-ibu secara spontan menepuk kepalanya karena diduga mengira dirinya adalah buronan yang sedang dicari.
Meski tidak mengalami luka atau kekerasan serius, Adit mengaku mulai khawatir setelah kasus tersebut menjadi perhatian nasional. Kekhawatirannya semakin bertambah setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan hadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi akurat terkait keberadaan Taufik Hidayat.
Karena itu, Adit memutuskan membuat video klarifikasi yang diunggah ke media sosial untuk menegaskan bahwa dirinya bukan orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut.
Menurut Adit, langkah itu dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa berujung pada tindakan yang membahayakan dirinya maupun keluarganya.
Ia berharap polisi segera menangkap pelaku yang sebenarnya agar kasus dugaan penyekapan perempuan selama tiga tahun di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dapat segera terungkap dan korban memperoleh keadilan.
Kasus yang menghebohkan publik itu melibatkan seorang perempuan yang diduga disekap dan dianiaya oleh kekasihnya selama bertahun-tahun. Saat ini, polisi masih memburu Taufik Hidayat yang telah ditetapkan sebagai buronan.
