Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • BEM KM UGM Beri Presiden Jokowi Nominasi Alumnus Paling Memalukan, Begini Tanggapan Istana
  • Nasional
  • News

BEM KM UGM Beri Presiden Jokowi Nominasi Alumnus Paling Memalukan, Begini Tanggapan Istana

Editor PI 10/12/2023
bem-km-ugm-pasang-poster-jokowi-alumnus-paling-memalukan-2_169

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat nominasi sebagai “Alumnus UGM Paling Memalukan” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Gadjah Mada (UGM). Pengumuman tersebut disampaikan pada acara diskusi publik dan mimbar bebas di utara Bundaran UGM.

Dalam acara tersebut, terpampang banner besar dengan gambar Jokowi yang diedit sedemikian rupa. Banner tersebut berisi tulisan, ‘BEM KM UGM Presents Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan’ dengan tambahan ‘Mr Joko Widodo’ dan periode ‘2014-2024?’, ‘1980-1985’. Foto Jokowi diedit dengan latar belakang gedung Istana dan UGM, memakai jas serta mahkota, dan jas almamater UGM beserta caping.

Ketua BEM KM UGM, Gielbran Mohammad, menyatakan bahwa pemberian nominasi ini adalah ekspresi kekecewaan terhadap dua periode kepemimpinan Jokowi yang dianggap belum menyelesaikan banyak permasalahan fundamental. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Gielbran menyebut beberapa alasan di balik nominasi tersebut.

Gielbran menyoroti masalah korupsi, dengan menekankan bahwa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini justru terlibat dalam kasus kriminal. Selain itu, Gielbran mengkritik revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dianggap mempermudah kriminalisasi aktivis.

“Belum bicara soal kebebasan berpendapat. Revisi UU ITE sangat amat mempermudah para aktivis untuk dikriminalisasi, belum bicara soal konstitusi,” ujarnya.

Gielbran juga menilai Jokowi terbukti bersalah dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang menunjukkan ketidakindependenan MK. Dia menambahkan bahwa Jokowi di akhir periode menginginkan perpanjangan kekuasaan seperti seorang raja Jawa.

Selain itu, Gielbran menyoroti penurunan indeks demokrasi Indonesia selama kepemimpinan Jokowi. Menurutnya, banyaknya kasus kriminalisasi menyebabkan anjloknya indeks demokrasi.

“Kita menyebutnya tidak hanya semacam orde baru tapi orde paling baru karena bentuk represifitasnya dibentuk dikemas dalam bentuk yang lain tetapi kejamnya sama,” katanya.

Gielbran juga menyinggung dinasti politik yang berkembang, mengklaim bahwa hal itu tidak mencerminkan nilai-nilai UGM. Oleh karena itu, menurutnya, Jokowi pantas disebut sebagai alumnus UGM paling memalukan.

Sementara itu, pihak istana sendiri menganggap kritik yang diberikan BEM KM UGM sebagai vitamin. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menilai kritikan sudah menjadi hal yang wajar. Sebab, Indonesia merupakan negara demokrasi yang membebaskan warga negaranya berpendapat.

“Dalam negara demokrasi, yang namanya kritik, yang namanya pujian dan kepercayaan (trust) terhadap penyelenggara negara adalah hal yang wajar,” kata Ari kepada wartawan, Sabtu (9/12/2023).

Ari juga mengatakan kalau upaya membangun opini di tengah kontestasi pemilu merupakan hal yang wajar. Namun opini itu perlu diperkuat dengan argumentasi fakta dan bukti.

“Upaya menarik perhatian, membangun opini di tengah kontestasi politik (pemilu) dengan kepentingan politik elektoral juga sah-sah aja. Tapi semua opini itu harus diuji dengan argumentasi, dengan fakta, dengan bukti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ari mengatakan semua kritik dan pujian yang ada selalu menjadi vitamin bagi pemerintah, khususnya Jokowi, untuk meningkatkan kerja.

“Semua input, baik pujian ataupun kritik, akan selalu menjadi ‘vitamin’ untuk meningkatkan kinerja pemerintahan sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Tags: Jokowi Nasional Politik

Continue Reading

Previous: Bencana Banjir Melanda Kabupaten Ketapang: 6.603 Keluarga Terdampak
Next: Edi Kamtono Apresiasi Musisi Kalbar Gelar Konser Peduli Palestina

Related Stories

IMG_7582
  • Lokal
  • News
  • Sports

Pontianak Jadi Tuan Rumah Indonesia Masters S100, PBSI Kalbar: Motivasi Atlet Lokal

Editor PI 31/08/2026
IMG_7563
  • Lokal
  • News
  • Sports

Ada Ginting dan Apriyani Rahayu, Pontianak Bersiap Gelar Indonesia Masters 2026

Editor PI 31/08/2026
IMG_7566
  • Lokal
  • News
  • Sports

Antusias Penonton Meningkat, Tiket Indonesia Masters Super 100 Pontianak Sold Out Lebih Cepat

Editor PI 31/08/2026

Berita Terbaru

  • Pontianak Jadi Tuan Rumah Indonesia Masters S100, PBSI Kalbar: Motivasi Atlet Lokal 31/08/2026
  • Ada Ginting dan Apriyani Rahayu, Pontianak Bersiap Gelar Indonesia Masters 2026 31/08/2026
  • Antusias Penonton Meningkat, Tiket Indonesia Masters Super 100 Pontianak Sold Out Lebih Cepat 31/08/2026
  • Festival Film Pelajar Kalbar Masuk Tahun ke-7, Angkat Isu AI hingga Karhutla 31/08/2026
  • Debut Sempurna, Dejan/Apri Langsung Raih Gelar Juara di Polytron Pontianak International Challenge 30/08/2026
  • Yamaha NMAX Tech MAX Punya Dua Riding Mode, Ini Perbedaan T-Mode dan S-Mode 30/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7582
  • Lokal
  • News
  • Sports

Pontianak Jadi Tuan Rumah Indonesia Masters S100, PBSI Kalbar: Motivasi Atlet Lokal

Editor PI 31/08/2026
IMG_7563
  • Lokal
  • News
  • Sports

Ada Ginting dan Apriyani Rahayu, Pontianak Bersiap Gelar Indonesia Masters 2026

Editor PI 31/08/2026
IMG_7566
  • Lokal
  • News
  • Sports

Antusias Penonton Meningkat, Tiket Indonesia Masters Super 100 Pontianak Sold Out Lebih Cepat

Editor PI 31/08/2026
IMG_7530
  • Lokal
  • News

Festival Film Pelajar Kalbar Masuk Tahun ke-7, Angkat Isu AI hingga Karhutla

Editor PI 31/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.