Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Di Tengah Efisiensi, Kementerian Pertahanan Minta Tambahan Anggaran Rp184 Triliun
  • Nasional

Di Tengah Efisiensi, Kementerian Pertahanan Minta Tambahan Anggaran Rp184 Triliun

Tyo 11/07/2025
Di Tengah Efisiensi, Kementerian Pertahanan Minta Tambahan Anggaran Rp184 Triliun

(Foto : Adrial/detikcom)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengajukan permintaan tambahan anggaran sebesar Rp184 triliun untuk tahun anggaran 2026, khususnya untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kesejahteraan prajurit. Permintaan ini disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat tertutup bersama Komisi I DPR pada 9 Juli 2025 di Kompleks Parlemen Jakarta. Sjafrie menegaskan bahwa pagu indikatif yang ada saat ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan prioritas nasional, terutama dalam membangun kekuatan pertahanan negara yang semakin kompleks dan mahal biayanya.

Menhan Sjafrie menjelaskan, “Harga kedaulatan itu sangat mahal, ini tidak bisa kita bandingkan dengan membeli sesuatu peralatan militer ini sangat mahal untuk menjamin kedaulatan negara,” seperti yang dilansir dari kumparanNEWS.

Ia juga menambahkan bahwa anggaran belanja pegawai sudah mencapai 50 persen dari total anggaran, sementara belanja modal untuk alutsista masih kurang dari setengahnya. Oleh karena itu, tambahan anggaran ini sangat diperlukan untuk memperkuat kemampuan TNI dan mendukung program ketahanan pangan yang juga menjadi fokus Kemhan.

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua Komisi I DPR menyatakan bahwa pihaknya akan membahas usulan anggaran tersebut secara mendalam bersama Badan Anggaran DPR. Ia menilai kebutuhan tambahan anggaran ini harus dikaji secara cermat agar alokasi dana dapat tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kapasitas pertahanan negara. Komisi I juga akan memastikan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran dilakukan dengan ketat demi transparansi dan akuntabilitas.

Dalam konteks efisiensi anggaran yang ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pertahanan tetap mengajukan permohonan ini dengan alasan kebutuhan strategis yang mendesak. Sjafrie menegaskan bahwa meskipun ada tekanan efisiensi, pembangunan kekuatan pertahanan dan kesejahteraan prajurit tidak bisa dikompromikan karena menyangkut kedaulatan nasional yang harus dijaga dengan serius.

Selain fokus pada alutsista, Kemhan juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung ketahanan pangan nasional, seperti pembuatan tempat penampungan beras dan pengering jagung yang dikerjakan bersama Kementerian Pertanian. Sjafrie menyebutkan bahwa Kemhan telah menyiapkan 25 ribu unit tempat penampungan beras dengan kapasitas 70 ton per unit, menggunakan bahan plastik kuat hasil produksi Pindad.

Tags: Anggaran 184 Triliun Efisiensi Anggaran Kemhan Penambahan Anggaran

Continue Reading

Previous: Heboh Grup Facebook Gay di Pontianak, Wali Kota Imbau Orang Tua Waspada
Next: Polemik Usulan Pemakzulan Gibran dan Penugasan Khusus di Papua: Dinamika Politik Nasional

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Lahan Kian Menyusut, Petani di Pontianak Utara Tetap Menanam Jagung di Tengah Gempuran Perumahan 25/05/2026
  • Edi Kamtono Optimalkan Lahan Kosong untuk Produksi Jagung dan Pangan Lokal 25/05/2026
  • Dirjen Kemendagri Fatoni: Pemda Harus Kurangi Belanja Tak Penting dan Fokus Sejahterakan Masyarakat 25/05/2026
  • Pria Diduga Lompat dari Jembatan Kapuas I ke Sungai Kapuas Ditemukan Meninggal Dunia 25/05/2026
  • Norsan Prihatin Jembatan di Kubu Raya Ambruk, Pemprov Kalbar Kaji Langkah Penanganan 25/05/2026
  • Heboh Penemuan Bayi Dalam Tas di Sintang, Surat Sang Ibu Bikin Menyayat Hati 25/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8a38061c-3362-4790-b142-e691ea8a84cf
  • Lokal
  • News

Lahan Kian Menyusut, Petani di Pontianak Utara Tetap Menanam Jagung di Tengah Gempuran Perumahan

Editor PI 25/05/2026
3cb0a19f-ab98-4c1f-b95e-ad9c6d05c49f
  • Lokal
  • News

Edi Kamtono Optimalkan Lahan Kosong untuk Produksi Jagung dan Pangan Lokal

Editor PI 25/05/2026
IMG_5756
  • Lokal
  • News

Dirjen Kemendagri Fatoni: Pemda Harus Kurangi Belanja Tak Penting dan Fokus Sejahterakan Masyarakat

Editor PI 25/05/2026
a810a1b7-89d3-487d-93e9-7e5010446b83
  • Lokal
  • News

Pria Diduga Lompat dari Jembatan Kapuas I ke Sungai Kapuas Ditemukan Meninggal Dunia

Editor PI 25/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.