Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Dugaan Kasus Pencabulan Dilakukan Oknum, Kemenag Batalkan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah di Jombang
  • Nasional
  • News

Dugaan Kasus Pencabulan Dilakukan Oknum, Kemenag Batalkan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah di Jombang

Editor PI 12/07/2022
ponpes

Penjemputan MSAT di Ponpes oleh pihak Kepolisian. Foto: Nusantara Pos

Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Menteri Agama Ad Interim Muhadjir Effendy mengungkapkan alasan pembatalan pencabutan izin operasional Pondok Pesantren Shiddiqiyyah yang terletak di Jombang, Jawa Timur. Muhadjir mengatakan alasannya karena kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum berinisial MSAT tidak terkait dengan lembaga pesantren.

“Dalam kasus yang terjadi tidak melibatkan lembaga ponpesnya, tetapi oknum,” kata Muhadjir melalui pesan singkat, Senin (11/7), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Muhadjir menyebut, MSAT sendiri telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Kemudian mereka yang menghalangi petugas untuk menangkap MSAT sudah diproses pihak berwajib.

“Sedang di Ponpes itu ada ribuan santri yang perlu dijamin kelangsungan belajarnya. Saya berharap masyarakat dapat memahami keputusan tersebut,” tegasnya.
Kini, izin operasional Pondok Pesantren Shiddiqiyyah telah dikembalikan oleh Kemenag. Lebih lanjut Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Waryono memastikan bahwa para santri masih diperbolehkan untuk melanjutkan belajar di pesantren Majma’al Al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang setelah izin pesantrennya dikembalikan.

“Iya. Bisa menimba, melanjutkan [belajar], boleh,” kata Waryono kepada media CNNIndonesia.com, Senin (11/7).

Waryono menerangkan pesantren yang sudah mendapatkan izin operasional dari Kemenag sudah dipastikan mendapat rekognisi, afirmasi dan fasilitasi agar proses belajar dan mengajar di pesantren tersebut masih bisa dilakukan.

Kondisi santri di Pesantren Shiddiqiyyah, lanjut Waryono, belum semuanya kembali ke rumah imbas polemik yang terjadi belakangan ini.
“Kan santri belum semuanya pulang, belum semuanya diambil orang tua, karena tak semua santri dari Jombang. Sekarang kan sebagian anaknya ada yang libur dan masuk, gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui pada Kamis (7/7) lalu Kemenag RI sempat mencabut izin operasional pesantren Shiddiqiyyah imbas dari kasus dugaan pencabulan anak kiai pemilik pesantren, MSAT atau Bechi. Kemudian pencabutan izin juga karena upaya penangkapan Bechi di Shiddiqiyyah yang berujung pengepungan di pondok pesantren tersebut.

Pada saat itu, aparat mendapat perlawanan dari ratusan santri Shiddiqiyyah. Namun, sebanyak 320 santri yang menghalangi berhasil diamankan petugas dan ima di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap merintangi penyidikan.

“Aparat kepolisian untuk kesekian kalinya gagal menangkap Bechi. Ayah Bechi, KH Muhammad Mukhtar Mu’thi, meminta kepolisian untuk segera meninggalkan pondok pesantren kala itu. Dia menjamin anaknya bakal menyerahkan diri ke kepolisian. Bechi pun lantas menyerahkan diri ke Polda Jatim, Kamis (7/7) malam,” demikian dikutip dari CNNIndonesia.com. (yd)

Tags: Nasional

Continue Reading

Previous: Soal RKUHP, Angeline Apresiasi Mahasiswa Masih Kritis
Next: Masih Berlangsung, Buruan Ikut Yamaha Day Photo Competition dan Bagi Momen Bahagia Kamu!

Related Stories

Boyman Harun Kukuhkan DPC PAN dan Relawan, Konsolidasi Pontianak Makin Solid Menuju Kemenangan
  • Lokal
  • News

Boyman Harun Kukuhkan DPC PAN dan Relawan, Konsolidasi Pontianak Makin Solid Menuju Kemenangan

Editor PI 29/07/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Aksi Humanis Polisi di Pontianak, Bantu Gantikan Ibu Gendong Bayi Antre BBM Sekaligus Bayarkan Bensinnya

Editor PI 29/07/2026
ebbfc59f-f5f1-4ff7-94dc-a166dd71131a
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Minta Kepala Daerah Perkuat Peran PKK untuk Dukung Pembangunan Kalbar

Editor PI 29/07/2026

Berita Terbaru

  • Boyman Harun Kukuhkan DPC PAN dan Relawan, Konsolidasi Pontianak Makin Solid Menuju Kemenangan 29/07/2026
  • Aksi Humanis Polisi di Pontianak, Bantu Gantikan Ibu Gendong Bayi Antre BBM Sekaligus Bayarkan Bensinnya 29/07/2026
  • Ria Norsan Minta Kepala Daerah Perkuat Peran PKK untuk Dukung Pembangunan Kalbar 29/07/2026
  • Satu Lahan Disegel, Pemkot Pontianak Perkuat Penindakan Karhutla 29/07/2026
  • Buaya Muara 4,5 Meter yang Terjerat Jaring di Tambak Warga Sambas Kini Jalani Rehabilitasi 29/07/2026
  • Kuasa Hukum Tersangka Soroti Sejumlah Kejanggalan Penyidikan Kasus Kematian Veggie, Minta Polisi Transparan 29/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Boyman Harun Kukuhkan DPC PAN dan Relawan, Konsolidasi Pontianak Makin Solid Menuju Kemenangan
  • Lokal
  • News

Boyman Harun Kukuhkan DPC PAN dan Relawan, Konsolidasi Pontianak Makin Solid Menuju Kemenangan

Editor PI 29/07/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Aksi Humanis Polisi di Pontianak, Bantu Gantikan Ibu Gendong Bayi Antre BBM Sekaligus Bayarkan Bensinnya

Editor PI 29/07/2026
ebbfc59f-f5f1-4ff7-94dc-a166dd71131a
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Minta Kepala Daerah Perkuat Peran PKK untuk Dukung Pembangunan Kalbar

Editor PI 29/07/2026
IMG_2602
  • Lokal
  • News

Satu Lahan Disegel, Pemkot Pontianak Perkuat Penindakan Karhutla

Editor PI 29/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.