Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Fantastis! DJPPR Kemenkeu Sebut Bangun Infrastruktur Ibu Kota Negara Butuh Rp 6.257 T, Bagaimana Skema Pembiayaannya?
  • Nasional
  • News

Fantastis! DJPPR Kemenkeu Sebut Bangun Infrastruktur Ibu Kota Negara Butuh Rp 6.257 T, Bagaimana Skema Pembiayaannya?

Editor PI 27/12/2021
garuda-istana-negara-ibu-kota-baru-instagramjokowi

Desain Garuda, Istana Negara Ibu Kota Indonesia. Foto: Instagram @jokowi

Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) mengungkapkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur ibu kota negara yang baru selama 2020-2024 di era Pemerintahan Jokowi kisarannya hingga US$441 miliar atau setara Rp6.257 triliun.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Subdirektorat Dukungan Pemerintah DJPPR Kemenkeu Yonathan Setianto Hadi dalam acara talkshow Indonesia’s Sustainable Projects, Rabu (22/12/2021) lalu.

Menurut DJPPR Kemenkeu, pembangunan infrastruktur merupakan tulang punggung dari pemulihan ekonomi, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan di jangka panjang. Namun, besarnya kebutuhan pembiayaan ini membuat APBN tidak memadai untuk mendukung secara mandiri.

“Dengan APBN sendiri, tidak akan bisa memenuhi kebutuhan pembiayaan infrastruktur,” kata Yonathan, dikutip dari Bisniscom, Senin (27/12/2021).

Yonathan menerangkan, pembiayaan infastruktur diharapkan bisa bersumber dari tiga skema pembiayaan, di antaranya dari anggaran fiskal US$163 miliar (37 persen), BUMN sebesar US$93 miliar (21 persen), dan paling besar yaitu swasta sebesar US$185 miliar (42 persen).

Untuk itu, sekaligus untuk mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur berkelanjutan, sambungnya, maka pembiayaan yang inovatif dinilai menjadi suatu keharusan.

Dijelaskannya juga, skema pembiayaan yang akan didorong adalah menarik investasi sektor swasta, instrumen pembiayaan inovatif, kebijakan dan insentif fiskal, serta meningkatkan akses terhadap pembiayaan global.

Nantinya, skema pembiayaan inovatif akan menjadi proritas. Skema tersebut dibagi menjadi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pembiayaan campuran atau blended finance dan SDG Indonesia One.

Pertama, lanjut dia, KPBU atau Public Private Partnership (PPP). Yonathan menuturkan, saat ini ada 50 proyek yang dibiayai menggunakan skema tersebut di seluruh Indonesia. Pembiayaannya mencapai Rp241 triliun.

Kedua, blended finance atau pembiayaan campuran yang mencampurkan anggaran fiskal, sektor swasta, donor, dan filantropi. Kemudian yang Ketiga, SDG Indonesia One yang juga merupakan blended finance dengan platform Special Mission Vehicle (SMV) pemerintah yaitu PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). (YD)

Tags: Jokowi Nasional

Continue Reading

Previous: Hindari Paparan Covid-19 Varian Omicron, Syarif Amin Himbau Masyarakat Sambut Tahun Baru di Rumah Saja
Next: Lantik Pengurus PWRI Kota Pontianak, Wako Edi Harap Kiprah dan Partisipasinya dalam Pembangunan

Related Stories

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026

Berita Terbaru

  • Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal 03/06/2026
  • PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah 03/06/2026
  • Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan 03/06/2026
  • Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional 03/06/2026
  • Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan 03/06/2026
  • Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah 03/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026
e7589bd6-722e-4336-ae79-813d76bc5f35
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional

Editor PI 03/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.