Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Fenomena Figur Publik Hapus Akun X: Dari Ernest Prakasa hingga Raditya Dika, Ada Apa di Balik Tren Ini?
  • Nasional

Fenomena Figur Publik Hapus Akun X: Dari Ernest Prakasa hingga Raditya Dika, Ada Apa di Balik Tren Ini?

Tyo 23/06/2025
Fenomena Figur Publik Hapus Akun X: Dari Ernest Prakasa hingga Raditya Dika, Ada Apa di Balik Tren Ini?

Ernest Prakasa (Credit Foto : hahahacorp.com)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Gelombang baru tengah melanda jagat media sosial Indonesia. Satu per satu figur publik memilih untuk menghapus akun mereka di X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Fenomena ini kian menjadi sorotan setelah komika dan aktor ternama Ernest Prakasa mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan X, padahal akunnya telah memiliki lebih dari 2,5 juta pengikut. Langkah ini ternyata bukan dilakukan Ernest seorang diri, melainkan mengikuti jejak sejumlah selebritas lain seperti Raditya Dika dan Ferry Irwandi.

Ernest Prakasa secara resmi mengumumkan penghapusan akun X miliknya pada Minggu, 8 Juni 2025, melalui unggahan di Instagram Story. Ia mengaku telah lama mempertimbangkan keputusan tersebut, namun baru kali ini benar-benar mengambil langkah tegas. Menurut Ernest, X yang dulu menjadi tempatnya berbagi opini, kini sudah tidak lagi menyenangkan dan tidak berfungsi seperti dulu. Ia merasa platform tersebut telah berubah, sehingga tidak lagi memberikan kenyamanan bagi dirinya sebagai pengguna aktif.

Salah satu alasan utama yang mendorong Ernest untuk meninggalkan X adalah demi menjaga kesehatan mental. Ia merasa lelah dengan dinamika di platform tersebut yang kian hari makin dipenuhi perdebatan, buzzer, dan atmosfer yang menurutnya tidak sehat. Ernest juga mengungkapkan bahwa keputusannya ini dipicu oleh respons warganet terhadap komentarnya mengenai isu pemberian hadiah jam tangan mewah Rolex kepada pemain Timnas Indonesia. Komentar tersebut sempat memicu perdebatan panas di media sosial, membuat suasana semakin tidak kondusif bagi dirinya.

Tren figur publik menghapus akun X ternyata bukan hanya terjadi pada Ernest. Raditya Dika, misalnya, sudah lebih dulu mengambil langkah serupa. Meski akunnya belum dihapus secara permanen, Raditya memilih untuk mengunci akses dan tidak lagi aktif di platform tersebut. Ia mengaku interaksi di X kini lebih sering berujung pada keributan dan perdebatan yang mengganggu ketenangan pikirannya. Hal serupa juga dirasakan oleh Ferry Irwandi, yang memilih untuk mundur dari X demi menjaga kesehatan mental dan ketenangan pribadi.

Dulu, X atau Twitter dikenal sebagai ruang aktualisasi diri, tempat berbagi pemikiran, ide, hingga keresahan sosial secara terbuka. Namun kini, banyak pengguna, termasuk figur publik, mulai merasa platform tersebut justru menjadi sumber tekanan dan konflik. Diskusi yang sebelumnya sehat kini sering berubah menjadi ajang perdebatan tanpa ujung, bahkan tidak jarang dipenuhi ujaran kebencian atau serangan dari akun-akun anonim dan buzzer.

Fenomena ini menandai perubahan besar dalam pola interaksi para figur publik di media sosial. Banyak dari mereka kini memilih untuk mengurangi eksposur digital, bahkan menonaktifkan akun mereka secara permanen. Langkah ini diambil bukan sekadar sebagai bentuk protes, melainkan sebagai upaya menjaga kesehatan mental dan menciptakan ruang pribadi yang lebih sehat di tengah derasnya arus informasi dan opini di dunia maya.

Keputusan para figur publik ini mendapat beragam respons dari masyarakat. Ada yang mendukung langkah tersebut sebagai bentuk keberanian menjaga diri, namun tak sedikit pula yang menyayangkan hilangnya suara kritis dan inspiratif dari ruang publik digital. Meski demikian, fenomena ini menunjukkan bahwa dinamika media sosial terus berkembang, dan setiap individu berhak memilih ruang digital yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka.

Tags: Ernest Prakasa Ferry Irwandi Hapus Akun X Raditya Dika

Continue Reading

Previous: Amerika Serikat Serang Fasilitas Nuklir Iran: Dunia di Ambang Krisis Baru
Next: Ribuan Sopir Truk Gelar Demo Tolak Kebijakan Zero ODOL, Suara Keadilan dan Kesulitan Sopir Menggema di Jalan

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.