Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Heboh! Hakim Tegur 3 Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim: “Ini Rekan TNI dari Mana Ya?”
  • Nasional

Heboh! Hakim Tegur 3 Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim: “Ini Rekan TNI dari Mana Ya?”

Tyo 06/01/2026
Heboh! Hakim Tegur 3 Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim: "Ini Rekan TNI dari Mana Ya?"

Foto: Detik.com

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim berlangsung ramai di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Senin, 5 Januari 2026. Kehadiran tiga anggota TNI berpangkat Prada dan Kopda menjadi sorotan utama, memicu teguran langsung dari Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah. Momen ini terjadi saat pembacaan eksepsi oleh tim kuasa hukum Nadiem.
​
Hakim menyela pembacaan eksepsi oleh Ari Yusuf Amir dan bertanya, “Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya? Mungkin bisa ambil posisi jangan berdiri di situ pak, karena mengganggu kamera.” Hakim meminta ketiga prajurit yang berdiri di depan kursi pengunjung untuk mundur agar tidak menghalangi kamera media dan pengunjung lain. Situasi ini sempat membuat persidangan terhenti sejenak sebelum dilanjutkan.
​
Awalnya hanya satu prajurit TNI terlihat saat pembacaan dakwaan, tetapi setelah diskors, jumlahnya bertambah menjadi tiga. Hakim Purwanto menegaskan, “Bisa lebih mundur lagi Pak, mundur. Nanti pada saat sidang ditutup, mau masuk, silakan. Biar tidak terganggu dengan rekan-rekan media juga ya. Silakan.” Ketiga prajurit pun mematuhi dan pindah ke belakang ruangan.
​
Sidang kali ini fokus pada pembacaan eksepsi dari tim hukum Nadiem, yang dipimpin Dodi Abdul Kadir dan Ari Yusuf Amir. Eksepsi tersebut menyangkut pembelaan terhadap dakwaan korupsi yang menjerat Nadiem bersama tiga terdakwa lain: Sri Wahyuningsih, Mulyatsyah, dan Ibrahim Arief. Mantan staf khusus Nadiem, Jusrist Tan, masih buron dalam kasus ini.
​
Jaksa Penuntut Umum mendakwa Nadiem dan kawan-kawannya merugikan negara hingga Rp 2,1 triliun dari pengadaan Chromebook senilai Rp 1,5 triliun dan CDM Rp 621 miliar. Kerugian disebabkan markup harga, pengadaan tanpa survei, dan tidak sesuai prinsip untuk daerah 3T (terluar, tertinggal, terdepan). Nadiem juga diduga memperkaya diri sebesar Rp 809 miliar.
​
Kehadiran prajurit TNI memicu spekulasi di kalangan pengamat hukum, meski Mabes TNI kemudian mengklarifikasi bahwa itu bagian dari MoU dengan Kejaksaan Agung untuk pengamanan sidang, bukan terkait perkara. Sidang berjalan lancar setelah penyesuaian posisi, dengan eksepsi Nadiem dilanjutkan tanpa hambatan lebih lanjut. Kasus ini terus menarik perhatian publik karena melibatkan tokoh mantan menteri.
​
Persidangan Nadiem Makarim ini menjadi salah satu sorotan hukum terbesar awal 2026, mencerminkan pengawasan ketat terhadap kasus korupsi di sektor pendidikan. Tim hukum Nadiem berharap eksepsi dapat melemahkan dakwaan jaksa, sementara Kejaksaan tetap teguh dengan bukti kerugian negara. Sidang berikutnya dijadwalkan segera untuk mendalami substansi perkara.

Tags: Nadiem Makarim Prajurit TNI di Sidang Nadiem Rekan TNI Sidang Nadiem Makarim

Continue Reading

Previous: Sukiryanto Tegaskan Bundaran Gaforaya Aset Bersama Masyarakat Kubu Raya
Next: Apel Awal Tahun 2026, Sujiwo Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN Kubu Raya

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Maktab Tuli As-Sami Ajak 75 Teman Tuli Nobar Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” 15/05/2026
  • Dari Hobi Jadi Rezeki, Pengerajin Manik Dayak asal Kapuas Hulu ini Tembus Pasar Kuching hingga Brunei 15/05/2026
  • DJPb Kalbar Bantu Pengelolaan Keuangan Program Makan Bergizi Gratis 15/05/2026
  • SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional 15/05/2026
  • Sosok Josepha Siswa SMA N 1 Pontianak Dimata Sang Ayah: Pendiam, Tekun Belajar hingga Tengah Malam 15/05/2026
  • Kepulangan Ocha dan Tim LCC SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Usai Diundang Wapres ke Jakarta 15/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

629674f6-6afa-4606-9244-9a20feff8586
  • Lokal
  • News

Maktab Tuli As-Sami Ajak 75 Teman Tuli Nobar Film “Semua Akan Baik-Baik Saja”

Editor PI 15/05/2026
IMG_4610
  • Lokal
  • News

Dari Hobi Jadi Rezeki, Pengerajin Manik Dayak asal Kapuas Hulu ini Tembus Pasar Kuching hingga Brunei

Editor PI 15/05/2026
IMG_4537
  • Lokal
  • News

DJPb Kalbar Bantu Pengelolaan Keuangan Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 15/05/2026
IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.