Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kesulitan Polisi Kejar Tiga Pelaku Pembunuhan Vina di Cirebon
  • Nasional
  • News

Kesulitan Polisi Kejar Tiga Pelaku Pembunuhan Vina di Cirebon

Editor PI 20/05/2024
sorot-jabar-vina-cirebon_169

Vina Cirebon korban pembunuhan geng motor. (Detikcom)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Upaya polisi untuk memburu tiga pelaku yang masih buron dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon, Jawa Barat, tidak berjalan lancar. Kombes Pol Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar, menyatakan bahwa pencabutan keterangan oleh delapan pelaku lainnya mempersulit penyelidikan.

Ketika kasus ini masih ditangani oleh Polresta Cirebon, kedelapan pelaku kooperatif dan memberikan keterangan yang mengungkap keterlibatan tiga pelaku buron, yakni Pegi alias Perong, Andi, dan Dani. Namun, setelah berkas perkara dilimpahkan ke Polda Jabar, para tersangka menarik kembali semua keterangan mereka.

“Pada saat di Cirebon, mereka kooperatif. Tapi saat dilimpahkan ke Polda, para tersangka mencabut keterangannya baik terhadap dirinya sendiri maupun ketiga DPO itu, sehingga kita susah menelusuri di situ,” ungkap Surawan kepada detikcom.

Surawan menjelaskan bahwa saat diperiksa di Polresta Cirebon, para pelaku bersedia memberikan keterangan yang sesuai dengan perbuatan mereka. Namun, ketika kasus dilimpahkan ke Polda Jabar, situasi berubah drastis. “Lalu ketika kasus ini dilimpahkan ke Polda, mereka beramai-ramai mencabut keterangannya dan tidak mengakui perbuatannya, termasuk keterangan soal tiga DPO ini,” ujarnya.

Menurut Surawan, tidak ada intervensi yang dilakukan oleh penyidik selama pemeriksaan berlangsung. “Tidak ada intervensi. Justru mereka cabut keterangannya. Kendalanya, mereka cabut keterangannya,” tegasnya.

Sementara itu, pengacara para terpidana, Jogi Nainggolan, memberikan pandangan lain mengenai alasan pencabutan keterangan tersebut. Jogi mengatakan bahwa kliennya merasa tidak berdaya saat diperiksa oleh petugas di Polda Jabar, sehingga mereka memutuskan untuk menarik semua keterangan yang telah mereka berikan sebelumnya di Polresta Cirebon.

“Jadi ketika di-BAP di Polda Jabar, klien kami menarik semua BAP yang di Polresta Cirebon karena dalam keadaan tidak berdaya,” kata Jogi. Ia menambahkan bahwa dirinya mendampingi proses hukum lima terpidana dalam kasus tersebut, yaitu Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, dan Sudirman.

Jogi juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mengharapkan adanya pemeriksaan ulang oleh Polda Jabar untuk membuktikan kembali kasus tersebut.

“Kami saat itu sebenarnya mengharapkan Polda Jabar mengulangi lagi proses pembuktian kasusnya, karena di lokasi itu sebetulnya ada CCTV. Tapi akhirnya tidak pernah terjadi,” tuturnya. (ad)

Tags: Kriminal Nasional Polisi Viral

Continue Reading

Previous: Ani Sofian: Harkitnas Momentum Persiapan Menuju Indonesia Emas
Next: Pj Wako Ingatkan OPD Pentingnya Arsip dalam Roda Pemerintahan

Related Stories

1d39f8b2-6a94-450e-9897-4d8b6f3566ec
  • Lokal
  • News

Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas

Editor PI 14/08/2026
IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026

Berita Terbaru

  • Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas 14/08/2026
  • ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap 14/08/2026
  • Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi 14/08/2026
  • Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir 14/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap 14/08/2026
  • Anggota Satpol PP Pontianak Nyaris Diamuk Warga Saat Razia Layangan, Begini Kronologinya 14/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

1d39f8b2-6a94-450e-9897-4d8b6f3566ec
  • Lokal
  • News

Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas

Editor PI 14/08/2026
IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026
IMG_4998
  • Lokal
  • News

Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir

Editor PI 14/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.