Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Kontroversi Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim: Rudy Mas’ud Bela Pengadaan demi Marwah Daerah
  • Nasional

Kontroversi Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim: Rudy Mas’ud Bela Pengadaan demi Marwah Daerah

Tyo 24/02/2026
Kontroversi Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim: Rudy Mas'ud Bela Pengadaan demi Marwah Daerah

Foto: Dok. Pemprov Kaltim

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Pengadaan mobil dinas baru untuk Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud senilai Rp 8,5 miliar menjadi isu viral yang memicu polemik publik. Kendaraan jenis SUV hybrid bermesin 3.000 cc ini dikritik karena dianggap tidak sesuai dengan semangat efisiensi anggaran di tengah kebutuhan masyarakat yang mendesak. Meski begitu, pihak Pemprov Kaltim membela pengadaan tersebut sebagai kebutuhan operasional yang mendesak.

Gubernur Rudy Mas’ud menanggapi isu ini dengan tegas, mengklaim belum menerima mobil dinas dan masih menggunakan mobil pribadinya untuk kunjungan lapangan. “Berkaitan dengan mobil, sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kami mobil untuk di Kalimantan Timur, jadi tidak ada mobilnya. Mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujarnya kepada awak media pada Senin (23/2/2026).
​
Rudy menjelaskan bahwa mobil tersebut sudah tersedia di Jakarta untuk mendukung mobilitas tinggi sebagai wilayah penyangga IKN. Ia menekankan posisi Kaltim sebagai miniatur Indonesia yang sering menyambut tamu nasional maupun global, sehingga kendaraan representatif diperlukan. “Kalimantan Timur adalah ibu Kota Nusantara, miniatur Indonesia. Tamu bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tapi juga global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobil kadarnya. Kita jaga marwahnya Kaltim,” tambahnya.
​
Pengadaan ini mengacu pada Permendagri Nomor 7 Tahun 2006 yang membolehkan kendaraan kepala daerah hingga 3.000 cc untuk sedan atau 4.200 cc untuk jeep. Rudy menegaskan bahwa spesifikasi mobil hanya 3.000 cc, dengan prinsip “ada rupa, ada mutu, ada kualitas”. “Mobil yang diadakan itu hanya 3.000 cc. Soal harga ada rupa, ada mutu, ada kualitas. Kami tidak mengikuti berapa harganya, kami hanya mengikuti pesan itu saja, sesuai Permendagri,” katanya.
​
Anggota DPRD Kaltim Subandi menyoroti nilai Rp 8,5 miliar yang tergolong besar untuk satu unit mobil mewah. Ia memahami kebutuhan medan ekstrem di daerah, tapi menekankan urgensi sebagai prioritas utama. “Angka itu sangat besar. Oleh karena itu, perlu dipastikan apakah pengadaan ini benar-benar mendesak,” tegasnya.
​
Sekda Kaltim Sri Wahyuni, membela bahwa mobil ini vital untuk menjangkau wilayah geografis ekstrem seperti kunjungan ke Bongan. “Pak Gubernur berkomitmen untuk memantau langsung setiap permasalahan di pelosok. Contohnya saat kunjungan ke Bongan, beliau ingin melihat sendiri kondisi jalan yang dikeluhkan warga,” ujarnya pada 20/2.
​
Meski menuai kritik dari akademisi seperti Herdiansyah Hamzah yang mempertanyakan skala prioritas dibanding sektor kesehatan dan pendidikan, Pemprov Kaltim menjamin pengadaan berbasis value for money. Polemik ini mencerminkan tantangan pemerintahan dalam menyeimbangkan fasilitas pejabat dengan aspirasi rakyat, terutama di era efisiensi anggaran nasional.

Tags: Gubernur Kaltim mobil dinas

Continue Reading

Previous: Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
Next: Krisis Internal PSI Semarang 13 DPC Mundur, Suara Tak Terdengar

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.