Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Rupiah Terjungkal ke Rp16.904 per Dolar AS, Efek Tarif Trump?
  • Nasional
  • News

Rupiah Terjungkal ke Rp16.904 per Dolar AS, Efek Tarif Trump?

Editor PI 07/04/2025
1000007909

Ilustrasi dollar dan rupiah. (ANTARA)

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, NASIONAL – Nilai tukar rupiah kembali terpukul tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini. Dalam pembukaan perdagangan Senin pagi (7/4), rupiah anjlok sebesar 251 poin atau melemah 1,51 persen ke level Rp16.904 per dolar AS.

Pelemahan ini merupakan kelanjutan dari tekanan yang mulai terasa sejak pekan lalu. Sebelumnya, pada Rabu (2/4), rupiah sempat melemah ke level Rp16.858 per dolar AS, tergelincir 1,23 persen berdasarkan data Bloomberg Market per pukul 11.00 WIB.

Meski sempat menunjukkan penguatan pada Jumat (5/4) dengan naik 93 poin atau 0,55 persen ke posisi Rp16.653 dari Rp16.746 sehari sebelumnya, tren pelemahan rupiah kembali mendominasi.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah sempat berada di posisi Rp16.566 per dolar AS pada perdagangan terakhir sebelum libur Lebaran, Kamis (27/3).

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS. Peso Filipina tercatat turun 0,85 persen, ringgit Malaysia 0,69 persen, baht Thailand 0,42 persen, dan lira Turki 0,08 persen. Hanya sebagian kecil mata uang yang mencatat penguatan seperti dolar Singapura (0,03 persen), dolar Hong Kong (0,06 persen), dan yen Jepang (0,42 persen).

Mata uang negara maju pun tak luput dari pelemahan. Euro melemah 0,04 persen dan dolar Australia turun 0,33 persen. Namun poundsterling Inggris sedikit menguat sebesar 0,01 persen.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah kali ini dipengaruhi oleh kuatnya sentimen risk off yang masih mendominasi pasar. “Mata uang emerging market masih mengalami tekanan besar pagi ini,” ungkapnya.

Lukman menjelaskan, pernyataan terbaru dari Menteri Perdagangan AS yang menegaskan bahwa tarif impor tidak akan ditunda, turut memperkuat sentimen negatif pasar. Di sisi lain, eks Presiden AS Donald Trump juga disebut hanya bersedia menyepakati kerja sama dagang dengan China apabila defisit perdagangan bisa diselesaikan.

Dengan mempertimbangkan berbagai tekanan tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.750 hingga Rp17.000 per dolar AS dalam waktu dekat.

Tags: Ekonomi

Continue Reading

Previous: Wisatawan Air Terjun Riam Marum Dawar Bengkayang yang Terbawa Arus Ditemukan Meninggal
Next: Polisi Tangkap Pria di Pontianak Oplos Beras SPHP

Related Stories

Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi
  • Nasional

Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi

Tyo 23/01/2026
Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya
  • Nasional

Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya

Tyo 23/01/2026
Investigasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, KNKT Analisis Black Box dan Targetkan Laporan Awal dalam 30 Hari
  • Nasional

Investigasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, KNKT Analisis Black Box dan Targetkan Laporan Awal dalam 30 Hari

Tyo 23/01/2026

Berita Terbaru

  • Kelme Resmi Sponsori Apparel Timnas Indonesia, Bawa Era Baru Sepak Bola Nasional 23/01/2026
  • Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi 23/01/2026
  • Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya 23/01/2026
  • Investigasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, KNKT Analisis Black Box dan Targetkan Laporan Awal dalam 30 Hari 23/01/2026
  • AS Resmi Cabut Diri dari WHO, Ancaman Krisis Kesehatan Global Mengintai 23/01/2026
  • KPK Ungkap Pelapor Anonim Picu OTT Bupati Pati Sudewo 23/01/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Kelme Resmi Sponsori Apparel Timnas Indonesia, Bawa Era Baru Sepak Bola Nasional
  • Sports

Kelme Resmi Sponsori Apparel Timnas Indonesia, Bawa Era Baru Sepak Bola Nasional

Tyo 23/01/2026
Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi
  • Nasional

Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi

Tyo 23/01/2026
Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya
  • Nasional

Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya

Tyo 23/01/2026
Investigasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, KNKT Analisis Black Box dan Targetkan Laporan Awal dalam 30 Hari
  • Nasional

Investigasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, KNKT Analisis Black Box dan Targetkan Laporan Awal dalam 30 Hari

Tyo 23/01/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.