Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • 12 Anak Kurang Mampu di Pontianak Diterima di Sekolah Rakyat Pemprov Kalbar
  • Lokal
  • News

12 Anak Kurang Mampu di Pontianak Diterima di Sekolah Rakyat Pemprov Kalbar

Editor PI 29/07/2025
IMG_7133

PIFA, Lokal – Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, mengungkapkan bahwa sebanyak 12 anak dari keluarga kurang mampu di Kota Pontianak telah terdata sebagai calon siswa Sekolah Rakyat Rintisan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Sekolah tersebut berlokasi di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pemprov Kalbar, Jalan BLKI, Kota Pontianak.

“alhamdulillah kemarin rapat hasil akhir dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, seluruh data usulan dari Pontianak, dari kota Pontianak diterima sebanyak 12 anak yang akan masuk ke dalam sekolah rakyat Provinsi Kalimantan Barat,”ungkapnya saat meninjau rumah salah satu calon siswa, Selasa (29/7/25).

Trisna menjelaskan yang masuk ke dalam calon siswa sekolah rakyat tersebut merupakan anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).

Meski demikian, Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka kemungkinan verifikasi khusus bagi anak-anak yang tidak terdata dalam Desil 1 dan 2, namun secara kondisi lapangan tergolong sangat memprihatinkan.

“Namun tidak menutup kemungkinan, apabila memang ditemukan di satu lokasi itu, kondisinya itu memang sangat memprihatinkan, namun tidak masuk ke dalam Desil 1 dan Desil 2, itu akan dilakukan semacam verifikasi validasi, agar bisa masuk ke dalam sekolah rakyat ini,”ungkapnya.

Dua nama yang telah dikonfirmasi sebagai calon siswa adalah Maula Raifa (7), calon siswa SD, dan Winsen Halim (14), calon siswa SMP. Keduanya merupakan anak dari pasangan Davidi dan Julia Margareta yang tinggal di Jalan Atot Ahmad, Gang Pajajaran, Kecamatan Pontianak Barat.

Trisnawati mengatakan bahwa Winsen sempat mengalami trauma saat bersekolah di pesantren, yang menyebabkan dirinya putus sekolah.

“tadi dari saya bicara secara hati ke hati ke anak ini agak ada rasa ketakutan karena pernah punya pengalaman yang kurang enak pada saat melakukan sekolah di pesantren, jadi nanti akan kita berikan pendampingan,” sebutnya.

Pihak Dinsos juga akan mengupayakan agar anak-anak tersebut mendapatkan pengalaman pendidikan yang lebih ramah dan mendukung, sesuai harapan mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“kita berikan informasi juga kepada mungkin pihak sekolah terkait dengan kondisi anak, sehingga nanti mudah-mudahan harapannya di sekolah, anak ini akan mendapatkan pendampingan, mendapatkan pendidikan, mendapatkan sesuatu yang memang diharapkan oleh anak-anak kita agar anak-anaknya bisa menjadi anak yang berhasil ke depannya, sukses,”tukasnya.

Tags: Anak Kurang Mampu Dinas Sosial Kota Pontianak Pemkot Pontianak Pontianak Sekolah Rakyat

Continue Reading

Previous: Waspada! Rekening Bank Nganggur 3 Bulan Siap-siap Dibekukan PPATK
Next: Cegah Keracunan Makanan, Pemkot Pontianak Sidak Dapur MBG

Related Stories

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.