Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Atasi Hambatan Investasi, Bupati Sujiwo Dorong Sinkronisasi Data LBS ke Kementerian ATR/BPN
  • Lokal
  • News

Atasi Hambatan Investasi, Bupati Sujiwo Dorong Sinkronisasi Data LBS ke Kementerian ATR/BPN

Editor PI 02/07/2026
3bbcb18fbb870f954d8a3c829e4cca47

PONTIANAK INFORMASI – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan pentingnya percepatan sinkronisasi data Luas Baku Sawah atau LBS antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/)BPN). Sebab, ketidaksinkronan data saat ini berdampak terhambatnya penerbitan perizinan pemanfaatan ruang dan melambatnya arus investasi di daerah. Hal itu disampaikan Bupati Sujiwo usai melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

“Menindaklanjuti surat yang saya tanda tangani pada bulan Februari lalu. Isinya permohonan untuk dilakukan revisi terhadap LBS kita karena ini terkait langsung dengan rencana tata ruang wilayah,” kata Sujiwo yang didampingi Sekretaris Daerah Yusran Anizam dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Menurut Sujiwo, hingga kini data LBS yang dimiliki Kementerian ATR/BPN belum sinkron dengan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri, angka LBS untuk Kubu Raya tercatat lebih dari 28 ribu hektare. Sementara data eksisting di daerah hanya sekitar 10 ribu hektare.

“Kemudian kita masih perlu ada kebijakan pengurangan. Ini yang mau kita sinkronkan. Kalau ini tidak segera clear, tidak segera sinkron dan linier antara data Kementerian dengan kondisi riil di daerah, maka dampaknya negatif banget,” tegasnya.

Dampak paling nyata, lanjut Sujiwo, terjadi pada layanan perizinan. Sejumlah perizinan yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang di area-area tertentu saat ini sudah mandek dan tidak dapat dikeluarkan karena sistem sudah terkunci berdasarkan data LBS dari pusat.

“Perizinan-perizinan yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang itu sudah mandek. Enggak bisa dikeluarkan. Karena kan ini by system,” jelasnya.

Kondisi tersebut, terangnya, berimbas luas terhadap iklim investasi di Kubu Raya. Padahal, investasi menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Ketika perizinan tidak dapat kita keluarkan sesuai kondisi riil, maka berdampak negatif terhadap laju perkembangan investasi. Sementara kita berharap investasi ini bisa berjalan dengan baik. Kalau investasi jalan, ini kan berbanding lurus dengan percepatan pembangunan dan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Sujiwo berharap Kementerian ATR/BPN dapat segera menindaklanjuti permohonan revisi LBS tersebut agar kebijakan di pusat selaras dengan fakta di lapangan. Dengan begitu, roda perizinan bisa kembali berjalan dan target pertumbuhan ekonomi serta investasi di Kubu Raya tidak terganggu.

“Kami datang untuk memastikan ada jalan keluar. Kubu Raya butuh kepastian data supaya pembangunan dan investasi tidak berhenti hanya karena persoalan administrasi data,” pungkas Sujiwo

Tags: Bupati Sujiwo Investasi Kubu Raya Pemkab Kubu Raya

Continue Reading

Previous: IPM Kalbar Naik Jadi 72,09, Gubernur Fokus Benahi Pendidikan hingga Kesehatan
Next: Dana Transfer Dipangkas Rp2 Triliun, Sekda Kalbar Ajak Perusahaan Selaraskan Program CSR

Related Stories

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026

Berita Terbaru

  • Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional 12/09/2026
  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.