Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Cegah Ancaman Virus Nipah, Karantina Kalbar Tahan Daging Kelelawar di Perbatasan Malaysia
  • Lokal
  • News

Cegah Ancaman Virus Nipah, Karantina Kalbar Tahan Daging Kelelawar di Perbatasan Malaysia

Editor PI 21/02/2026
b8edbd2c-8091-446a-a642-c3f715ff8271

PONTIANAK INFORMASI – Petugas Karantina Kalimantan Barat menggagalkan masuknya daging kelelawar seberat 1 kilogram yang diselundupkan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas. Meski jumlahnya kecil, temuan ini dinilai berisiko tinggi karena berpotensi membawa penyakit berbahaya seperti Virus Nipah ke wilayah Indonesia.

Penindakan dilakukan oleh Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat di pintu masuk perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Desa Sebunga, Kabupaten Sambas, pada Senin (16/2).

Petugas menemukan daging kelelawar tersebut disembunyikan di bawah tumpukan ikan asin sebanyak 50 kilogram. Cara itu diduga dilakukan pemilik barang agar tidak terdeteksi saat pemeriksaan karantina.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat, Ferdi, mengatakan tindakan penahanan dilakukan bukan semata melihat jumlah barang, melainkan risiko yang ditimbulkan.

“Bukan soal jumlahnya, tapi analisis risikonya. Meski sedikit, komoditas ini bisa membawa hama dan penyakit berbahaya bagi lingkungan, masyarakat, hingga sumber pangan jika tidak melalui prosedur karantina,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/2).

Barang tersebut langsung ditahan karena tidak dilengkapi dokumen persyaratan karantina yang wajib dipenuhi sebelum masuk ke Indonesia.

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di ruang penahanan Satuan Pelayanan Karantina di PLBN Aruk untuk proses lebih lanjut dan akan segera dimusnahkan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara pemilik barang telah diberikan pembinaan serta peringatan oleh petugas.

Ferdi menegaskan, langkah ini menjadi upaya pencegahan penting untuk mengantisipasi masuknya penyakit zoonosis berbahaya, salah satunya Virus Nipah. Secara ilmiah, kelelawar diketahui sebagai salah satu inang alami utama virus tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh komoditas hewan, ikan, tumbuhan maupun produk turunannya wajib memenuhi ketentuan karantina sebelum masuk ke Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Karantina Kalbar juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait dalam menjaga keamanan sumber daya alam hayati. Masyarakat pun diimbau ikut berperan aktif menjaga keamanan pangan sekaligus melindungi sumber ekonomi dari ancaman penyakit yang dapat merugikan banyak pihak.

Tags: Balai Karantina Hewan Karantina Kalbar Kasus Virus Nipah Virus Nipah

Continue Reading

Previous: Warga Pulomas Jakarta Timur Pasang Spanduk Merah, Tolak Keras Lapangan Padel yang Ganggu Ketenangan
Next: Pemkot Pontianak Berencana Bangun Trotoar di Jalan Sultan Hamid II dan Lebarkan Jalan Tekam

Related Stories

8ce71af5-1f2c-4084-8432-82fac4f046f9
  • Lokal
  • News
  • Sports

Atlet Tuna Rungu Asal Kalbar Tembus Babak Utama Polytron Pontianak International Challenge 2026

Editor PI 27/08/2026
d5d8e255-9c3f-48de-9f1c-7089b9bfd6dc
  • Lokal
  • News
  • Sports

Mental Baja! Khoiriyansyah/Pratama Tekuk Unggulan Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 26/08/2026
ef785a7d-33a3-444e-ad25-a0ad89de5e3f
  • Lokal
  • News
  • Sports

Comeback Manis Chiara Marvella, Wakil India Ditaklukkan Dua Gim

Editor PI 26/08/2026

Berita Terbaru

  • Atlet Tuna Rungu Asal Kalbar Tembus Babak Utama Polytron Pontianak International Challenge 2026 27/08/2026
  • Mental Baja! Khoiriyansyah/Pratama Tekuk Unggulan Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge 26/08/2026
  • Comeback Manis Chiara Marvella, Wakil India Ditaklukkan Dua Gim 26/08/2026
  • Debut sebagai Pasangan Baru, Wahyu/Pulung Langsung Singkirkan Wakil Chinese Taipei 26/08/2026
  • Roti Canai Pak Ali, Kuliner Legendaris yang Bertahan hingga Generasi Keempat 26/08/2026
  • Ikhsan/Salsabila Siap Tantang Pemain Senior di Polytron Pontianak International Challenge 25/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8ce71af5-1f2c-4084-8432-82fac4f046f9
  • Lokal
  • News
  • Sports

Atlet Tuna Rungu Asal Kalbar Tembus Babak Utama Polytron Pontianak International Challenge 2026

Editor PI 27/08/2026
d5d8e255-9c3f-48de-9f1c-7089b9bfd6dc
  • Lokal
  • News
  • Sports

Mental Baja! Khoiriyansyah/Pratama Tekuk Unggulan Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 26/08/2026
ef785a7d-33a3-444e-ad25-a0ad89de5e3f
  • Lokal
  • News
  • Sports

Comeback Manis Chiara Marvella, Wakil India Ditaklukkan Dua Gim

Editor PI 26/08/2026
ae68ef8d-f01b-4152-bed1-1c42cea8bfce
  • Lokal
  • News
  • Sports

Debut sebagai Pasangan Baru, Wahyu/Pulung Langsung Singkirkan Wakil Chinese Taipei

Editor PI 26/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.