Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Warga Pulomas Jakarta Timur Pasang Spanduk Merah, Tolak Keras Lapangan Padel yang Ganggu Ketenangan
  • Nasional

Warga Pulomas Jakarta Timur Pasang Spanduk Merah, Tolak Keras Lapangan Padel yang Ganggu Ketenangan

Tyo 21/02/2026
Warga Pulomas Jakarta Timur Pasang Spanduk Merah, Tolak Keras Lapangan Padel yang Ganggu Ketenangan

Foto: Detik.com

PONTIANAK INFORMASI, Jakarta – Warga RT 05 RW 13 Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jakarta Timur, semakin vokal menolak keberadaan lapangan padel di tengah permukiman mereka. Mereka memasang spanduk protes berwarna merah di pagar dan ruas jalan untuk menuntut lingkungan kembali tenang. Protes ini mencuat karena kebisingan yang mengganggu sejak lapangan beroperasi pada November 2024.
​
Dilansir dari detik.com, pantauan di lokasi pada Sabtu (21/2/2026) menunjukkan spanduk dengan tulisan “Kami Menolak Lapangan Padel Berada Di Lingkungan RW 013”. “Kami menuntut lingkungan kami kembali tenang dan damai,” lanjut tulisan spanduk itu. Situasi sekitar lapangan tampak sepi, dengan parkiran hampir kosong.
​
Keluhan utama warga adalah suara bola dipukul dan teriakan pemain yang terdengar dari pagi hingga malam. “Kalau siang mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau sampai malam itu yang bikin terganggu. Apalagi ini dekat rumah-rumah kan, dan kendaraan yang ke sana banyak terus suka ngebut,” ujar salah seorang warga saat ditemui di lokasi.
​
Lapangan padel ini awalnya dikira fasilitas tenis pribadi milik seorang warga baru. “Di sini kan perumahan, ada dua rumah dibongkar sama dia, terus diratain, terus dibangun lapangan. Nah tadi warganya mikirnya itu buat lapangan tenis pribadi, karena kan rumahnya di belakang lapangan tenis itu. Jadi warga mikirnya ya itu buat pribadi, jadi enggak masalah,” ucap seorang warga.

Kebisingan bukan satu-satunya masalah; lalu lintas mobil hingga 100-150 unit per hari sering ngebut, membahayakan anak-anak yang bermain di jalan. Warga khawatir suasana perumahan yang dulu tenang kini berubah gaduh. “Berisiknya tuh ya ada teriakan-teriakan pemain-pemain padel, suara pukulan bolanya itu,” tambah warga.

Upaya hukum warga sudah mencapai Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang mengabulkan gugatan pencabutan izin tapi kini dibandingi. Dugaan manipulasi tanda tangan persetujuan tetangga juga muncul, karena izin PBG diduga diperoleh curang via layanan JAKI. Mediasi dengan pengelola belum memuaskan. “Terkait mediasi kemarin, sejujurnya hasilnya belum sepenuhnya memuaskan bagi kami selaku warga terdampak,” kata Naufal (27).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjanjikan pengawasan ketat dan langkah tegas. “Jadi secara khusus saya sudah meminta kepada dinas terkait yang melakukan pengawasan di lapangan urusan padel ini,” ujar Pramono kepada wartawan di Taman Semanggi, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/2). Kasus serupa juga terjadi di Cilandak, menunjukkan isu lapangan padel jadi perhatian luas di Jakarta.

Tags: Tolak Padel Warga Pulomas Jakarta

Continue Reading

Previous: Tragedi Bocah 12 Tahun Sukabumi: Luka Bakar Sekujur Tubuh Picu Dugaan Penganiayaan Keluarga
Next: Cegah Ancaman Virus Nipah, Karantina Kalbar Tahan Daging Kelelawar di Perbatasan Malaysia

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan 26/05/2026
  • Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital 26/05/2026
  • Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel 26/05/2026
  • Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah 26/05/2026
  • Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak 26/05/2026
  • Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air 26/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6062
  • Lokal
  • News

Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan

Editor PI 26/05/2026
f82273e6-4ac2-420d-8a80-35644b886641
  • Lokal
  • News

Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital

Editor PI 26/05/2026
9a3ead62-eb9d-471c-ba91-730d430e77dd
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Editor PI 26/05/2026
IMG_6058
  • Lokal
  • News

Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah

Editor PI 26/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.