Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • HAN 2025: 128 Anak di Kalbar Jadi Korban Kekerasan, Mayoritas Kasus Seksual
  • Lokal
  • News

HAN 2025: 128 Anak di Kalbar Jadi Korban Kekerasan, Mayoritas Kasus Seksual

Editor PI 24/07/2025
IMG_6559

PIFA, Lokal – Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi perlindungan anak di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat.

Namun mirisnya, masih terselip persoalan serius yang dihadapi anak-anak, yakni tingginya angka kekerasan. Berdasarkan data dari Aplikasi Simfoni PPA, sepanjang Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 128 anak menjadi korban kekerasan di Kalimantan Barat, yang tersebar di 14 kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, kekerasan seksual menjadi yang paling dominan, dengan 94 kasus atau sekitar 73 persen dari total. Disusul kekerasan fisik (11 kasus), kekerasan psikis (2 kasus), eksploitasi anak (5 kasus), dan perdagangan anak atau trafficking (2 kasus). Tidak ditemukan laporan kasus penelantaran anak dalam periode ini.

Kabupaten dengan jumlah kasus tertinggi adalah Sambas (23 kasus), diikuti Ketapang dan Bengkayang (masing-masing 16 kasus), Kubu Raya (15 kasus), serta Mempawah (12 kasus). Sementara Kayong Utara dan Melawi tercatat nol kasus.

Dilihat dari usia korban, anak usia 13–17 tahun paling rentan, yakni mencapai 91 korban, disusul usia 6–12 tahun sebanyak 30 anak, dan usia di bawah 6 tahun sebanyak 24 anak.

Yang mengkhawatirkan, lokasi kejadian terbanyak justru berada di lingkungan rumah tangga, sebanyak 68 kasus, disusul lingkungan sekolah (43 kasus), tempat umum (14 kasus), dan tempat kerja (2 kasus). Sementara di lembaga pendidikan nonformal tidak tercatat adanya kasus.

Kondisi ini menandakan bahwa anak masih sangat rentan mengalami kekerasan di lingkungan terdekat, baik di rumah maupun sekolah. Pemerhati anak dan berbagai lembaga diharapkan meningkatkan peran dalam pencegahan serta pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kalbar, Herkulana, menegaskan pihaknya telah mengintensifkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara komprehensif.

“Pendekatan kami tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif. Anak-anak harus merasa aman baik di rumah maupun di sekolah. Itulah yang terus kami perjuangkan,” ujar Herkulana saat dihubungi via WhastApp, Rabu (23/7/25)

Beberapa upaya pencegahan yang telah dilakukan DPPPA Kalbar di antaranya:

1. Edukasi kepada orang tua melalui parenting class di sekolah-sekolah.

2. Sosialisasi kepada anak-anak secara langsung di sekolah terkait hak perlindungan anak.

3. Pembentukan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, hingga Kabupaten/Kota Layak Anak, yang kini telah terwujud di seluruh Kalbar.

4. Kolaborasi lintas daerah dalam pembentukan Sekolah Ramah Anak dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.

5. Pelatihan guru, termasuk guru di sekolah disabilitas, untuk memperkuat pemahaman dalam menangani dan mencegah kekerasan terhadap anak.

Selain itu, untuk penanganan korban, DPPPA Kalbar juga menyediakan layanan pendampingan psikologis, termasuk assessment dan treatment oleh psikolog klinis agar anak-anak korban kekerasan mendapatkan pemulihan yang menyeluruh.

Di momen Hari Anak Nasional ini, Herkulana mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga pendidikan, dan keluarga untuk bersama-sama membangun lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak, demi mencetak generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Tags: Anak HAN 2025 Hari anak nasional Kalbar Kasus Kekerasan Seksual

Continue Reading

Previous: Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 Minggu Ini: Persiapan Menuju GP Belgia 2025
Next: Pemkab Kubu Raya Selenggarakan Operasi Pasar Murah untuk Bantu Warga

Related Stories

IMG_1897
  • Lokal
  • News

KNKT Sebut Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Tak Miliki Black Box

Editor PI 17/04/2026
IMG_1899
  • Lokal
  • News

Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, Seluruh Korban Telah Dievakuasi

Editor PI 17/04/2026
d70fe595-bd7a-4d3d-aca7-f31bd607833c
  • Lokal
  • News

Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau, CEO KPN Corp Termasuk 8 Korban Tewas

Editor PI 17/04/2026

Berita Terbaru

  • KNKT Sebut Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Tak Miliki Black Box 17/04/2026
  • Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, Seluruh Korban Telah Dievakuasi 17/04/2026
  • Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau, CEO KPN Corp Termasuk 8 Korban Tewas 17/04/2026
  • Satu WNA Malaysia, 8 Korban Helikopter PK-CFX Mulai Diidentifikasi 17/04/2026
  • Isak Tangis Keluarga Iringi Proses Identifikasi 8 Jenazah Heli PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak 17/04/2026
  • Suasana Duka Iringi Kedatangan 8 Jenazah Korban Helikopter PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak 17/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1897
  • Lokal
  • News

KNKT Sebut Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Tak Miliki Black Box

Editor PI 17/04/2026
IMG_1899
  • Lokal
  • News

Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, Seluruh Korban Telah Dievakuasi

Editor PI 17/04/2026
d70fe595-bd7a-4d3d-aca7-f31bd607833c
  • Lokal
  • News

Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau, CEO KPN Corp Termasuk 8 Korban Tewas

Editor PI 17/04/2026
IMG_1743
  • Lokal
  • News

Satu WNA Malaysia, 8 Korban Helikopter PK-CFX Mulai Diidentifikasi

Editor PI 17/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.