Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kawal Harga dan Stok Gas Melon, Bupati Sujiwo Tak Ingin Rakyat Menjerit
  • Lokal
  • News

Kawal Harga dan Stok Gas Melon, Bupati Sujiwo Tak Ingin Rakyat Menjerit

Editor PI 30/01/2026
IMG_4261

PONTIANAK INFORMASI – Meredam potensi gejolak harga elpiji bersubsidi jelang bulan suci Ramadan, Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar elpiji tiga kilogram atau gas melon di halaman Kantor Camat Rasau Jaya, Kamis (29/1/2026).

Bupati Sujiwo mengatakan pemerintah kabupaten menggelar operasi pasar guna memastikan harga terkendali dan pasokan aman bagi masyarakat. Operasi pasar dilaksanakan serentak di sembilan kecamatan. Sujiwo menegaskan pemerintah daerah tidak ingin persoalan elpiji bersubsidi dianggap sepele. Sebab, dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat kecil.

“Operasi pasar ini kita laksanakan di sembilan kecamatan secara proporsional. Target kita sebenarnya 50 ribu tabung, tetapi yang baru disetujui Pertamina saat ini 10.640 tabung,” kata Sujiwo. Dalam operasi pasar tersebut, gas melon dijual dengan harga resmi Rp18.500. Menariknya, masyarakat tak perlu membayar seharga itu. Karena, Sujiwo memberikan subsidi pribadi senilai Rp3.500, sehingga warga cukup membayar Rp15 ribu per tabung.

“Ini kita jual Rp18.500, lalu saya subsidi secara pribadi Rp3.500. Jadi masyarakat cukup membayar Rp15.000 per tabung,” ujarnya.

Sujiwo menjelaskan operasi pasar memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menstabilkan harga elpiji bersubsidi. Kedua, meminimalkan potensi kelangkaan. Ketiga, membantu masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Persoalan gas elpiji subsidi ini jangan dianggap sepele. Kalau sudah meresahkan, apalagi dijual tidak sesuai aturan, itu bisa memicu persoalan sosial,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh pangkalan agar mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, selisih harga Rp2.500 hingga Rp3.000 sangat berarti bagi masyarakat kecil.

“Bagi emak-emak itu Rp2.500 atau Rp3.000 sangat berharga. Kalau dikejar terus harganya, kasihan masyarakat,” ucapnya.

Lebih jauh Sujiwo menyoroti praktik penjualan elpiji bersubsidi ke pengecer yang kemudian dijual kembali dengan harga melambung. Bahkan, ia menyebut ada wilayah yang menjual gas melon hingga Rp35 ribu per tabung.

“Ini jelas peruntukannya hanya untuk masyarakat miskin. Kalau sampai dijual Rp27 ribu bahkan Rp35 ribu, itu sudah keterlaluan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sujiwo didampingi Dandim dan Kapolres Kubu Raya. Ia mengapresiasi peran aparat keamanan yang turut membantu mengantisipasi potensi gejolak sosial akibat persoalan distribusi elpiji bersubsidi.

“Saya minta tolong kepada pangkalan-pangkalan, juallah sesuai aturan. Marginnya sudah ada, sehari bisa ratusan tabung. Harusnya bersyukur,” katanya mengingatkan.

Meski demikian, Sujiwo memberi ruang bagi pengecer untuk membantu distribusi di desa-desa yang belum memiliki pangkalan, dengan catatan tetap mengikuti aturan harga dan tidak bersikap sewenang-wenang. Menutup keterangannya, Sujiwo kembali menegaskan pentingnya pengawasan menjelang Ramadan dan Idulfitri agar persoalan elpiji bersubsidi tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih besar.

“Saya mohon menjelang Ramadan ini, jangan sampai gas elpiji bersubsidi menjadi pemicu persoalan. Agen dan pangkalan tolong dipantau bersama,” pungkasnya.

Tags: Bupati Sujiwo Gas Elpiji Gas LPG 3 Kg Pemkab Kubu Raya

Continue Reading

Previous: Dikejar Warga, Maling di Mempawah Kabur dan Sembunyi di Kolong Rumah
Next: Musrenbang Sungai Raya, Pemkab Prioritaskan Layanan Dasar

Related Stories

IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026
8b81c97c-7b2c-410f-9492-ece78f42b1fb
  • Lokal
  • News

Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN

Editor PI 08/08/2026

Berita Terbaru

  • Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan 08/08/2026
  • Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas 08/08/2026
  • Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN 08/08/2026
  • Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba 07/08/2026
  • Lewat Kesah Selaseh, Budaya Melayu Dikemas Lebih Inklusif dan Kekinian 07/08/2026
  • Usai Nonton Pementasan “Kesah Selaseh”, Penonton Akui Budaya Melayu Ternyata Tak Membosankan 07/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026
8b81c97c-7b2c-410f-9492-ece78f42b1fb
  • Lokal
  • News

Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN

Editor PI 08/08/2026
IMG_4165
  • Lokal
  • News

Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba

Editor PI 07/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.