Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kentut Sapi Bisa Sebabkan Global Warming, Begini Prosesnya
  • Nasional
  • News

Kentut Sapi Bisa Sebabkan Global Warming, Begini Prosesnya

Editor PI 29/07/2021
Sapi Lucu

Di usia berapa kamu baru tahu bahwa kentut sapi merupakan salah satu penyebab global warming?

Bagi sebagian orang mungkin hal itu sudah bukan pengetahuan baru agi, namun tidak sedikit oula yang belum tahu.

Dilansir dari okezone.com sebuah penelitian yang dilakukan di Denmark, menemukan fakta bahwa rata-rata sapi menghasilkan metana yang sama dengan 4 ton karbon dioksida per tahunnya.

Metana sendiri, merupakan gas yang menyebabkan terjadinya efek rumah kaca, atau pemanasan global.

Hal itu karena sapi, termasuk kelas mamalia yang disebut ruminansia, selain domba, kambing dan lainnya.

Ruminansia adalah kelompok hewan mamalia yang memakan dan mengunyah makanannya melalui 2 fase.

Pada fase pertama, makanan dikunyah sebentar dan masih dalam bentuk yang kasar, makanan tersebut disimpan di dalam rumen lambung.

Fase kedua terjadi setelah beberapa saat ketika lambung mulai penuh, mereka kemudian mengeluarkan makanan yang masih dalam bentuk kasar untuk dikunyah kembali agar menjadi halus.

Setelah halus, makanan tersebut akan masuk ke dalam rumen lambung kembali dan akan melalu proses pencernaan seperti biasanya.

Nah, di dalam rumen, terdapat lebih dari 400 jenis mikroba yang memainkan peran penting dalam proses pencernaan.

Beberapa mikroba tersebutlah yang menciptakan gas metana sebagai produk sampingan.

Karena banyaknya sapi di Bumi, bersama dengan ukuran besar per ekornya, sapi-sapi tersebut menghasilkan lebih banyak gas metana daripada ruminansia lainnya.

Metana sendiri 21 kali lebih ampuh untuk menjebak panas dari Matahari daripada karbon dioksida.

Meskipun kurang lazim di atmosfer daripada dioksida karbon dioksida, metana merupakan gas perusak.

Continue Reading

Previous: Buka Vaksinasi Massal Barisan Pemuda Melayu, Edi Imbau Anak-anak Ajak Orang Tuanya Vaksin
Next: 2 Juta Data Nasabah BRI Diduga Bocor, Kominfo Panggil Direksi

Related Stories

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik
  • Nasional

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik

Tyo 07/02/2026
Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam
  • Nasional

Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam

Tyo 07/02/2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak
  • Nasional

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak

Tyo 07/02/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik 07/02/2026
  • Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam 07/02/2026
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak 07/02/2026
  • Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota 07/02/2026
  • Pelajar 16 Tahun Bawa Fortuner Dinas Pemkab Tabrak Warung di Mamuju, Dua Warga Luka 07/02/2026
  • Draco Malfoy Jadi “Maskot Tak Resmi” Imlek 2026 di China, Ini Alasannya 07/02/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik
  • Nasional

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik

Tyo 07/02/2026
Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam
  • Nasional

Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam

Tyo 07/02/2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak
  • Nasional

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak

Tyo 07/02/2026
Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota
  • Nasional

Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota

Tyo 07/02/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.