PONTIANAK INFORMASI –
Di tengah ramainya anak muda yang mencari lowongan kerja di Kalbar Naker Fest 2026 di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kamis (21/5/2026), Duta Sultan Paksi menjadi salah satu pencari kerja yang tetap optimistis menata masa depannya.
Pria 25 tahun asal Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi itu mengaku sudah beberapa kali mengikuti job fair sejak lulus dari Fakultas Teknik Untan pada 2023. Baginya, setiap kegiatan bursa kerja menjadi peluang yang tidak boleh dilewatkan.
“Setiap ada event job fair saya ikutin,” ujarnya, usai melihat sejumlah stand.
Pada Kalbar Naker Fest 2026 kali ini, Duta mengaku sedang menunggu hasil proses rekrutmen di PT BAI. Sebelumnya, ia telah menjalani wawancara setelah menerima panggilan melalui email.
“Saya dapat email dari PT BAI, lalu interview di gedung konferensi. Setelah itu saya ke auditorium untuk memastikan berkas-berkas saya sudah lengkap atau belum,” katanya.
Ia mengungkapkan, proses pemanggilan dari perusahaan berlangsung cukup cepat. Duta mendaftar pada 18 Mei dan menerima panggilan wawancara dua hari kemudian.
“Daftarnya tanggal 18, dipanggil tanggal 20. Memang tidak lama,” ucapnya.
Bukan kali pertama Duta mencoba melamar di perusahaan tersebut. Sebelumnya, ia pernah dinyatakan lulus seleksi PT BAI, namun memilih tidak melanjutkan karena bersamaan dengan proses tes TNI.
“Waktu itu saya lulus, cuma tidak lanjut karena bersamaan ikut tes TNI. Jadi saya fokus ke TNI dulu,” jelasnya.
Selama hampir tiga tahun setelah lulus kuliah, Duta mengaku belum mendapatkan pekerjaan tetap. Meski demikian, ia tetap aktif bekerja sambil terus mencari peluang yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikannya.
Ia sempat menjadi guru privat pada 2023, kemudian mengajar di bimbingan belajar sejak 2024 hingga awal 2026. Bahkan, ia juga pernah bekerja selama sebulan di salah satu gerai ritel modern pada 2026.
“Yang penting ada usaha, ada aksi,” katanya.
Duta mengaku tertarik melamar di PT BAI karena sesuai dengan jurusan Teknik Industri yang ia tekuni semasa kuliah.
“Minat saya memang di bagian teknik, teknisi, operator di perindustrian,” ujarnya.
Tak hanya melamar ke perusahaan swasta, Duta juga mengaku sudah mencoba berbagai peluang lain, mulai dari BUMN hingga CPNS. Bahkan, jumlah perusahaan yang pernah ia lamar disebut sudah mencapai ratusan.
Meski berkali-kali belum berhasil mendapatkan pekerjaan tetap, ia tetap berusaha produktif. Saat menunggu panggilan kerja, Duta mengisi waktunya dengan menulis buku hingga berhasil menerbitkan satu buku bertema kisah abad pertengahan.
Ia berharap kegiatan job fair seperti Kalbar Naker Fest bisa membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi lulusan baru di Kalimantan Barat.
“Harapan saya semoga makin banyak lowongan kerja dibuka dan lebih banyak lulusan baru bisa diterima kerja,” pungkasnya.
