Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Menteri P2MI Gelar Deklarasi Anti TPPO di Polda Kalbar, Tegaskan Amanah Presiden
  • News

Menteri P2MI Gelar Deklarasi Anti TPPO di Polda Kalbar, Tegaskan Amanah Presiden

Iyn 21/06/2025
Sumber : PIFA/Iyan

Sumber : PIFA/Iyan

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, PONTIANAK, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah Deklarasi Bersama Anti TPPO yang digelar di Gedung Graha Khatulistiwa, Polda Kalimantan Barat, Jumat (20/6) pukul 14.00–15.30 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan BUMN/BUMD, organisasi kemasyarakatan, unsur TNI-Polri, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Kadir Karding menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat.

“Dalam rangka menggalang kolaborasi bersama dengan lintas sektor forkopimda sipil militer, pemerintah daerah, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh adat, aktivis sengaja kita dorong untuk memperkuat pelindungan pekerja imigran indonesia dalam bentuk deklarasi bersama pencegahan dan pemberantasan pemberangkatan secara ilegal atau non struktural. Ini suatu hal yang penting karena Kalbar ini adalah daerah perbatasan dan ada sekitar tujuh puluh lebih jalur tikus,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa instruksi Presiden sangat jelas dan tegas dalam hal ini.

“Pak Presiden memberikan dua amanah: pertama, pastikan perlindungan pekerja migran dari kekerasan dan perdagangan orang. Kedua, maksimalkan devisa dari para PMI untuk mendukung perekonomian nasional,” ucapnya.
Menteri Abdul Kadir juga menyoroti aspek kemanusiaan yang mendasari pentingnya pemberantasan TPPO.

“Kita tidak bisa membiarkan ini terus terjadi. Ini bukan sekedar soal ekonomi, tapi soal nyawa rakyat kita. Mereka ingin hidup layak, ingin menyekolahkan anaknya, tapi malah jatuh ke lingkaran mafia perdagangan orang,” tegasnya.

Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dan awal dari komitmen bersama untuk melindungi warga negara dari praktik ilegal dan tidak manusiawi yang masih marak terjadi, terutama di wilayah perbatasan.

Continue Reading

Previous: Polresta Pontianak Raih Predikat Pelayanan Prima Kategori A untuk Ketiga Kalinya pada Musrenbang Polri 2025
Next: LEGO Mercedes F1 Ukuran Asli Hadir di Senayan City, Jakarta: Sensasi Balap dan Kreativitas dalam Satu Pameran

Related Stories

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026

Berita Terbaru

  • Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan 11/06/2026
  • Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial 11/06/2026
  • Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg 11/06/2026
  • Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan 11/06/2026
  • Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah 11/06/2026
  • RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat 10/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026
IMG_7470
  • Lokal
  • News

Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan

Editor PI 11/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.