PONTIANAK INFORMASI – Warga Dusun Sange Mangge, Desa Teluk Kembang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, akhirnya berhasil menangkap seekor buaya muara yang selama ini meresahkan masyarakat, Selasa (19/5) malam.
Buaya dengan bobot diperkirakan mencapai 500 kilogram dan panjang sekitar 4,6 meter itu ditangkap di aliran Sungai Sange Mangge setelah beberapa hari terakhir kerap muncul di sekitar permukiman warga.
Proses penangkapan dilakukan warga bersama aparat kepolisian dan tokoh masyarakat setempat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Polsek Teluk Keramat turut melakukan pengamanan selama proses evakuasi berlangsung.
Pemantauan terhadap pergerakan buaya mulai dilakukan sekitar pukul 23.45 WIB. Setelah hampir satu jam, warga akhirnya berhasil menangkap reptil tersebut sekitar pukul 00.45 WIB.
Usai diamankan, tubuh buaya diikat dan bagian mulutnya dilakban guna menghindari risiko serangan saat proses penanganan berlangsung.
Kapolsek Teluk Keramat, Rio, mengatakan situasi selama proses penangkapan berlangsung aman dan terkendali. Polisi juga langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Teluk Kembang serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat untuk penanganan lebih lanjut.
“Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat direncanakan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan selanjutnya,” kata Rio.
Keberadaan buaya tersebut sebelumnya membuat warga khawatir, terutama anak-anak yang masih beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Warga menyebut kemunculan buaya sudah terjadi beberapa kali dalam beberapa hari terakhir.
Setelah buaya berhasil ditangkap, warga mengaku lega dan berharap tidak ada lagi buaya lain yang muncul di kawasan tersebut.
Polres Sambas turut mengimbau masyarakat agar sementara waktu mengurangi aktivitas di tepi sungai dan segera melapor kepada aparat apabila kembali melihat kemunculan satwa liar di sekitar permukiman.
