PONTIANAK INFORMASI – Tahun depan perayaan Cap Go Meh akan memiliki nuasana yang berbeda. Sebab agenda budaya tahunan Kota Pontianak itu akan berlangsung pada 3 Maret 2026, yang dimana bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Adapun Ramadan diperkirakan dimulai pada 18 Februari 2026.
Ketua Panitia, Hendry Pangestu Lim pastikan meskipun bertepatan di bulan suci Ramadan, agenda Pawai Cap Go Meh 2026 yang biasanya menampilkan atraksi naga dan barongsai tetap akan berlangsung usai salat tarawih.
Saat ini, Hendry mengungkapkan pihaknya mulai melakukan penyesuaian teknis agar penyelenggaraan karnaval naga bersinar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah.
“Aturan khusus diterapkan untuk pemain naga, termasuk kewajiban menghentikan sementara atraksi setengah jam sebelum azan dan melanjutkannya kembali setengah jam setelahnya,” kata Hendry Senin, (17/11/25)
Hendry menegaskan bahwa Cap Go Meh adalah tradisi budaya yang rutin digelar dan melibatkan berbagai etnis.
“Selain menjadi ruang interaksi masyarakat, perayaan ini berdampak pada pertumbuhan UMKM, kuliner, serta tingkat hunian hotel,” ungkap Hendry.
Ia menilai Cap Go Meh turut menarik wisatawan domestik maupun mancanegara dan berkontribusi pada peningkatan PAD Kota Pontianak.
Hendry menuturkan, panitia juga mulai membuka pendaftaran kelompok naga pada 17–24 November. Setelah tahap tersebut, panitia akan menyusun skema rekayasa lalu lintas bersama kepolisian, termasuk menentukan titik penutupan jalan.
Hendry menyampaikan bahwa panggung utama akan dipasangi barikade agar tidak dijadikan lokasi atraksi, mengingat jumlah naga yang diperkirakan mencapai 60. Tanpa pembatasan ini, durasi acara berpotensi berlangsung hingga pagi hari.
“Dari 46 kelompok naga yang sebelumnya hadir dalam undangan panitia, beberapa belum memberikan konfirmasi. Namun Hendry memprediksi jumlah peserta akan meningkat hingga mencapai 60 kelompok,” katanya.
Ia juga memperkirakan jumlah penonton lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya karena waktu pelaksanaan yang berada pada malam Ramadan.
