PONTIANAK INFORMASI – Upaya Pemerintah Kota Pontianak dalam membenahi pelayanan publik berbuah manis. Dalam penilaian Indeks Pelayanan Publik 2025 oleh Kementerian PAN-RB, Pontianak berhasil menembus tujuh besar nasional dengan nilai 4,71 atau Kategori A.
Tak hanya itu, Pontianak juga menjadi daerah dengan nilai pelayanan publik tertinggi untuk kategori kabupaten/kota di Kalimantan. Peringkat ini melonjak jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-43 nasional.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai capaian tersebut menjadi bukti adanya perbaikan nyata dalam kualitas layanan kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan nilai indeks ini menunjukkan adanya perbaikan nyata dalam kualitas layanan yang diterima masyarakat.
Edi menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak secara konsisten mendorong transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan integritas dan profesionalisme aparatur.
Langkah tersebut dilakukan untuk memangkas birokrasi yang berbelit serta memastikan pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan.
Selain itu, Pemerintah Kota Pontianak juga terus memperkuat standar pelayanan di unit-unit pelayanan publik, baik di tingkat dinas, kecamatan, maupun kelurahan. Standar pelayanan tersebut mencakup kepastian waktu, biaya, serta mekanisme pengaduan masyarakat yang mudah diakses dan ditindaklanjuti.
“Pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tetapi juga soal sikap dan budaya melayani. Kita terus menanamkan kepada ASN agar memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” katanya.
Edi berharap, prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur Pemerintah Kota Pontianak untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan pengawasan agar pelayanan publik semakin baik.
“Kita ingin pelayanan publik di Kota Pontianak benar-benar memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat. Masukan dari warga sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” tutupnya.
